//

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP KETUNTASAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS MATERI PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI PADA SISWA KELAS V SDN 20 BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang CUT EVA SATIFAH - Personal Name
SubjectEDUCATIONAL PSYCHOLOGY
TEACHING METHODS
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Tahun Terbit 2014

Abstrak/Catatan

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) ` dan Peristiwa Sekitar Proklamasi Judul dari penelitian ini adalah “penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together (NHT) terhadap ketuntasan hasil belajar pada pembelajaran IPS materi peristiwa sekitar proklamasi pada siswa kelas V SDN 20 Banda Aceh”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah ketuntasan hasil belajar siswa melalui Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap ketuntasan hasil belajar pada pembelajaran IPS materi peristiwa sekitar proklamasi pada siswa kelas V SDN 20 Banda Aceh?”. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi peristiwa sekitar proklamasi melalui model pembelajaran kooperatif Tipe NHT pada siswa kelas V SDN 20 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V-1 SDN 20 Banda Aceh sebanyak 31 orang yang terdiri atas 17 anak perempuan dan 14 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes akhir (postest) dan tes hasil ketuntasan belajar siswa dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada materi masa persiapan kemerdekaan Indonesia melalui model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) adalah 100%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui “model picture and picture semua siswa dapat mencapai ketuntasan pada pembelajaran IPS materi peristiwa sekitar proklamasi di kelas V SDN 20 Banda Aceh”. Hal ini sesuai dengan dengan pendapat Mulyasa (dalam Mukhlis, 2005: 99) “seorang siswa dikatakan tuntas belajar apabila memiliki daya serap paling sedikit 65%, sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal tercapai bila memiliki daya serap paling sedikit 85% siswa di kelas tersebut telah tuntas.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN PADA MATERI PROKLAMASI RNKEMERDEKAAN INDONESIA DI KELAS V RNSD NEGERI 2 BANDA ACEH (Tia Rianda, 2014)

HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT RNKELAS IV SD NEGERI 19 BANDA ACEH (meutia, 2015)

PENGGUNAAN MODEL DIRECT INSTRUCTION UNTUK MENCAPAIRNKETUNTASAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPSRNMATERI PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASIRNKEMERDEKAAN DI KELAS V SD NEGERI 16RNBANDA ACEH (Mariani, 2014)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER(NHT) PADA MATERI LINGKARAN DI KELAS VIII MTS NEGERI KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN AJARAN 2012/2013 (Aula Iwan Prala, 2013)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER)PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI SUMBER DAYA ALAM DI KELAS IV SD NEGERI 20 BANDA ACEH (syafeie, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy