//

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN DAN KONVENSIONAL DI SMA NEGERI 1 MONTASIK

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nurlaili - Personal Name
SubjectTEACHING METHODS
LEARNING - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Tahun Terbit 2014

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata kunci: perbandingan, hasil belajar, time token, konvensional. Hasil belajar merupakan kemampuan yang dimiliki siswa setelah dia menerima pengalaman belajarnya. Oleh karena itu, guru harus memilih model pembelajaran yang sesuai demi terciptanya pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Penelitian ini membandingkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Time Token dan pendekatan konvensional. Model Pembelajaran Time Token merupakan model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa berbicara di depan umum, sehingga dia memiliki kemampuan untuk mengemukakan pendapatnya di depan orang banyak. Pendekatan konvensional merupakan suatu pendekatan yang didominasi oleh ceramah dan divariasikan dengan tanya jawab. Rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar geografi siswa menggunakan model pembelajaran Time Token lebih baik dibandingkan dengan menggunakan pendekatan konvensional pada materi interaksi spasial desa dan kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil belajar geografi siswa menggunakan model pembelajaran Time Token dan pendekatan konvensional. Hipotesis penelitian ini adalah hasil belajar geografi siswa menggunakan model pembelajaran Time Token lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa mengunakan pendekatan konvensional pada materi yang sama. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling yang berjumlah 50 orang dengan dua kelas yaitu kelas XII IPS1 sebagai kelas eksperimen dan XII IPS2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui soal pretest dan posttest dan data diolah menggunakan uji-t. Hasil pengolahan data diproleh bahwa thitung = 0,40 dan ttabel = 1,684, yang berarti thitung < ttabel dengan demikian H0 diterima, artinya hasil belajar geografi siswa menggunakan model pembelajaran Time Token sama dengan hasil belajar geografi siswa menggunakan pendekatan konvensional.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN DENGAN MAKE A MATCH SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 BANDA ACEH (Rahmatul Husna, 2019)

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN DAN TALKING STICK DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH (Raudhatul Jannah, 2018)

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI MAN 1 BANDA ACEH (SITI HAJAR, 2019)

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS DI KELAS X SMA NEGERI 1 MONTASIK (FARTIKA TARWIAH, 2018)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPSTERPADU KELAS VIII-1 SMP NEGERI 1 KUTA BAROE (haikal nurseha, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy