//

HAMBATAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PENCAK SILAT PADA SMP NEGERI SE-KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MUSLIM - Personal Name
SubjectTEACHERS
PHYSICAL EDUCATION - SPORTS
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Tahun Terbit 2013

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata kunci : hambatan guru, Pencak Silat Penelitian yang berjudul “Hambatan Guru Pendidikan Jasmani dalam Penerapan Proses Belajar Mengajar Pencak Silat pada SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat”. Kurikulum pembelajaran pendidikan jasmani baik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pencak Silat juga masuk ke dalam kurikulum pendidikan jasmani. Namun di Kabupaten Aceh Barat khususnya penerapan Pencak Silat sebagai salah satu kurikulum belum dilaksanakan oleh guru pendidikan jasmani. Penelitian ini mengangkat masalah apa saja hambatan yang di alami guru pendidikan jasmani dalam penerapan Pencak Silat pada SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan. Penelitian ini bertujuan mengetahui apa saja hambatan yang di alami guru pendidikan jasmani dalam penerapan Pencak Silat pada SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru bidang studi Penjasorkes SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan. Sampel yang digunakan teknik total sampling. Total sampling dalam penelitian ini adalah seluruh guru bidang studi Penjasorkes di SMP Negeri Se-Kecamatan Johan Pahlawan, yaitu SMP Negeri 1 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru, SMP Negeri 2 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru, SMP Negeri 3 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru bidang studi, SMP Negeri 4 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru, dan SMP Negeri 5 Johan Pahlawan yang terdiri dari tiga orang guru bidang studi. Metode penelitian dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan mengedarkan angket. Berdasarkan hasil penerapan guru pada pembelajaran Pencak Silat di sekolah menunjukkan 5 responden memilih jawaban sering (33,3%), sebanyak 3 responden memilih jawaban pernah (20%), sebanyak 6 responden memilih jawaban kadang-kadang (40%), dan sebanyak 1 responden memilih jawaban tidak pernah (6,7%). Disarankan kepada guru-guru bidang studi Penjasorkes untuk dapat meningkatkan proses pembelajaran dengan pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang dikembangkan oleh satuan pendidikan. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa demi kemajuan pendidikan di masa yang akan datang.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS GAYA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR BANDA ACEH (SYAHRIL, 2019)

SOSIALISASI IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT (Feby Syafitri, 2017)

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMERINTAHAN DESA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT (NOVI ZULFIATI, 2016)

EVALUASI KELINCAHAN TENDANGAN SAMPING DAN POWER OTOT LENGAN ATLET PENCAK SILAT UKM UNSYIAH TAHUN 2016 (Jufrianto, 2018)

EFEKTIFITAS INSTRUKSI LISAN DAN PENGGUNAAN PELUIT DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI (JAFARUDDIN, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy