//

STUDI EVALUASI KERUSAKAN JALAN YANG MENGKOMBINASIKAN NILAI SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DENGAN NILAI INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI) UNTUKRN MENUNJANG PENGAMBILAN KEPUTUSANRN(STUDI KASUS : JALAN NASIONAL RUAS CALANG - TEUNOM KM.150 S/D KM.157)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang eka minarti - Personal Name
SubjectROAD REPAIR
Bahasa Indonesia
Fakultas Prog. Studi Magister Teknik Sipil
Tahun Terbit 2014

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Jalan nasional di Provinsi Aceh terbagi atas tiga wilayah yaitu wilayah barat, tengah dan timur. Ruas jalan Calang – Teunom adalah salah satu ruas jalan wilayah barat yang masih mempunyai lebar badan jalan sekitar 5 - 6 meter dimana masih di bawah standar jalan nasional (7 m). Kementerian Pekerjaan Umum mempunyai suatu sistem perangkat lunak terpadu yang digunakan untuk membantu perencanaan jalan dalam menghimpun data dan merencanakan program pemeliharaan jalan Nasional dan Provinsi yaitu IIRMS (Indonesian Integrated Road Management System). IIRMS memiliki 4 (empat) aplikasi pemasukan data untuk survey kondisi jalan yaitu : 1. Road Network Inventory (RNI), 2. Road Condition survey (RCS), 3. Roughness Survey (RS), 4. Road Inventory / Condition Coding, dan aplikasi Traffic survey yang menghasilkan data lalu lintas harian. Penelitian ini khusus menggunakan aplikasi RCS untuk mendapatkan nilai SDI (surface distress index) dan menghitung nilai International Roughness Index (IRI) berdasarkan rumus untuk mengetahui tingkat dan jenis kerusakan jalan dalam menentukan penanganan tiap jenis kerusakan jalan dan menentukan upaya perbaikan yang akan dilakukan berdasarkan hasil nilai SDI dan nilai IRI yang diperoleh. Survei pada penelitian ini dilakukan di salah satu ruas jalan nasional yaitu ruas Calang – Teunom tepatnya pada Km.150 sampai dengan Km.157 sepanjang 7 kilometer dengan cara melakukan survey lapangan dan mengukur tingkat kerusakan berdasarkan formulir survei yang tersedia dan memasukkan data dari form tersebut ke aplikasi RCS. Berdasarkan analisis dihasilkan Sta.25+200 s/d Sta. 25+600, Sta. 25+800 s/d 30+100 dan 30+600 s/d 32+000 termasuk ke dalam jenis penanganan pemeliharaan rutin. Sta. 25+000 s/d STA 25+200, 25+600 s/d 25+700, Sta.30+300 s/d 30+400 termasuk ke dalam jenis penanganan pemeliharaan berkala. Sta. 25+700 s/d 25+800 termasuk ke dalam jenis penanganan rekonstruksi, sedangkan yang lainnya masih dalam kondisi baik dan tidak terjadi kerusakan. Kata kunci : SDI, IRI, tingkat kerusakan jalan, usulan perbaikan

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MODEL HUBUNGAN INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI) DAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) PADA PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA (STUDI KASUS PADA JALAN A. M. IBRAHIM LANGSA) (Irza Zeahsa, 2015)

PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA DAN PERKIRAAN BIAYA PENANGANAN KERUSAKAN PADA JALAN TAKENGON – BLANGKEJEREN (STUDI KASUS STA 02+370 S/D STA 15+000) (BAIHAQI, 2017)

EVALUASI PENILAIAN KONDISI JALAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN REKOMENDASI PENANGANAN PEMELIHARAAN JALAN (STUDI KASUS : RUAS JALAN KM.77 (BATAS PIDIE) - BATAS KOTA SIGLI) (Evi Zulfan, 2017)

EVALUASI KONDISI KEMANTAPAN JALAN BERKAITAN DENGAN LALU LINTAS DAN JENIS PENANGANAN (STUDI KASUS JARINGAN JALAN ARTERI SEKUNDER DALAM KOTA BANDA ACEH) (JOLY SRIANTY, 2016)

SISTEM INFORMASI PENILAIAN KONDISI JALAN BERBASIS APLIKASI WEB (Teuku Zakiul Hanif, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy