//

EFEK PEMBERIAN PAKAN FERMENTASI KULIT UDANG DAN CANGKANG KEPITING TERHADAP JUMLAH DAN BERAT TELUR PUYUH HIBRIDA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ANDIKA ARORA - Personal Name
SubjectFEEDS - ANIMAL HUSBANDRY
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2019

Abstrak/Catatan

EFEK PEMBERIAN PAKAN FERMENTASI KULIT UDANG DAN CANGKANG KEPITING TERHADAP JUMLAH DAN BERAT TELUR PUYUH HIBRIDA ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dari tepung cangkang kepiting dan kulit udang terhadap produksi telur, berat telur, dan cacat kaki. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah puyuh hibrida yang sudah berumur 45 hari sebanyak 42 ekor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3perlakuan dan 6 kali ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 7 ekor. Perlakuan P1 (pakan komersial 100% murni), P2 (pakan komersial 90% + pakan fermentasi 10%), dan P3 ( pakan komersial 80% + pakan fermentasi 20%). Hasil rata-rata produksi telur puyuh P1= 61.90%, P2= 55.05%, dan P3= 53.11%, rata-rata berat telur puyuh selama 21 hari adalah P1= 11.149 g, P2=11.355 g, dan P3=11.219 g, dan hasil pada observasi cacat kaki puyuh hibrida P1= 3.33%, P2= 4,54%, dan P3= 7,14%. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pakan tersebut tidak berpengaruh pada produksi telur puyuh dan berat telur,akan tetapi berpengaruh pada cacat kaki puyuh. Kata kunci : puyuh hybrida, produksi , berat telur, cacat kaki FEED SHRIMP FABRICATION AND CRAB SHELL ON EGGS AND EGG WEIGHT QUAILS HYBRID ABSTRACT This study aims to determine the effect of administration of crab shell flour and shrimp shell on egg production, egg weight, and leg defects. The sample used in this study was a hybrid quail that was 45 days old as many as 42 tails. The design used was a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 6 replications, each repetition consisted of 7 tails. The treatments were P1 (commercial feed 100% pure), P2 (commercial feed 90% + fermented feed 10%), and P3 (80% commercial feed + fermented feed 20%). The average yield of quail eggs P1 = 61.90%, P2 = 55.05%, and P3 = 53.11%, the average weight of quail eggs for 21 days was P1 = 11,149 g, P2 = 11,355 g, and P3 = 11,219 g, and results on observations of hybrid quail leg defects P1 = 3.33%, P2 = 4.54%, and P3 = 7.14%. From these results it can be concluded that the feed has no effect on quail egg production and egg weight, but has an effect on quail feet defects. Keywords: hybrid quail, production, egg weight, leg defects

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PEMBERIAN PAKAN FERMENTASI JAGUNG GILING, CANGKANG KEPITING DAN KULIT UDANG TERHADAP KUALITAS TELUR PUYUH (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) (NONA SARTIKA, 2018)

EFEKTIFITAS PAKAN FERMENTASI ASAL JAGUNG GILING, CANGKANG KEPITING, DAN KULIT UDANG TERHADAP DAYA TETAS TELUR PUYUH (CORTUNIX-CORTUNIX JAPONICA) (Muhammad Rifqi Djuandika, 2018)

EFEK PEMBERIAN PAKAN FERMENTASI KULIT UDANG DAN CANGKANG KEPITING TERHADAP JUMLAH DAN BERAT TELUR PUYUH HIBRIDA (ANDIKA ARORA, 2019)

EFEK PEMBERIAN PAKAN FERMENTASI DEDAK JAGUNG, CANGKANG UDANG DAN KEPITING TERHADAP KADAR KOLESTEROL PADA DAGING DADA PUYUH (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) JANTAN (Nurul Savira, 2018)

PENAMBAHAN TEPUNG CANGKANG TELUR PADA PAKAN UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) (ISRA SAFRIANI, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy