//

PENENTUAN DAERAH PANAS BUMI BERDASARKAN DATA MAGNETOTELLURIK DI DAERAH X, SUMATERA BARAT

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Suci Ramadani - Personal Name

Abstrak/Catatan

Metode magnetotellurik merupakan salah satu metode geofisika yang mengukur besarnya variasi medan elektromagnetik alami bumi, yang dapat digunakan untuk menyelidiki struktur resistivitas batuan di bawah permukaan bumi. Penggunaan metode ini dapat menggambarkan struktur reservoir panas bumi pada kedalaman hingga ribuan meter. Metode ini diterapkan untuk meneliti daerah prospek panas bumi di daerah X, Sumatera Barat. Data magnetotellurik hasil pengukuran di lapangan berupa data variasi nilai medan magnet dan medan listrik dalam bentuk domain waktu (time series). Untuk memperoleh nilai resistivitas batuan bawah permukaan, ada beberapa tahapan pengolahan data yaitu transformasi fourier, robust processing, smoothing, koreksi statik dan inversi dengan hasil akhir berupa model resistivitas 2D. Data magnetotellurik yang digunakan terdiri dari 39 titik stasiun pengukuran dalam 3 lintasan yang saling tegak lurus. Lintasan 1 dan 3 sejajar dengan jarak ±7 km dan berarah baratdaya-timurlaut, sedangkan lintasan 2 tegak lurus memotong kedua lintasan (lintasan 1 dan 3). Panjang lintasan pengukuran untuk masing-masing lintasan yaitu ±32 km. Dari hasil inversi 2D diperoleh, penampang pada lintasan 1 menunjukkan bahwa lapisan pertama yaitu lapisan top soil (lapisan teratas) yang memiliki nilai resistivitas 21-60 ohm.m, lapisan kedua yaitu lapisan konduktif dengan nilai resistivitas 3-14 ohm.m yang diduga sebagai lapisan penudung (clay cap/caprock), dan lapisan ketiga yaitu lapisan reservoir dengan nilai resistivitas 21-144 ohm.m. Pada penampang lintasan 2 menunjukkan lapisan top soil memiliki nilai resistivitas 21-60 ohm.m, lapisan kedua yaitu clay cap dengan nilai resistivitas 3-10 ohm.m, dan lapisan ketiga yaitu lapisan reservoir dengan nilai resistivitas 24-126 ohm.m. Pada lintasan 3 sebaran lapisan clay cap mulai menghilang. Daerah prospek diperkirakan berada diantara titik pengukuran TL0505-TL0511 (lintasan 1) dan titik pengukuran TL1202-TL0510 (lintasan 2). Kata kunci: Panas bumi, Resistivitas, Metode Magnetotellurik, Inversi 2D

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PEMETAAN SEBARAN BATUAN DAERAH POTENSI PANAS BUMI JABOI, SABANG (Ira Dahlia, 2017)

PENENTUAN BATAS PATAHAN DENGAN TEKNIK TOTAL HORIZONTAL DERIVATIVE (THD) BERDASARKAN DATA ANOMALI GRAVITASI DAN GEOMORFOLOGI KAWASAN PANAS BUMI JABOI, SABANG (Marni Maulida Sari, 2017)

INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA SEGMEN ACEH) (Dedy Anshar RG, 2013)

STUDI KARAKTERISTIK STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN KAWASAN PANAS BUMI IE JU ACEH BESAR MENGGUNAKAN METODE INDUKSI POLARISASI (IP) (T. Adly, 2015)

KARAKTERISTIK INTERAKSI FLUIDA DAN PENDUGAAN SUHU BAWAH PERMUKAAN PADA SISTEM PANAS BUMI JABOI, SABANG (ELLI YANI, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy