//

KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN PROBLEM POSING BERDASARKAN GAYA BELAJAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MEUTIA - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Meutia (2019). Kemampuan Koneksi Matematis Siswa melalui Pendekatan Problem Posing berdasarkan Gaya Belajar Kemampuan koneksi matematis merupakan kemampuan mengaitkan konsep-konsep matematika baik antar topik dalam matematika itu sendiri maupun mengaitkan konsep matematika dengan konsep dalam bidang lainnya. Tanpa koneksi matematis maka siswa harus belajar dan mengingat terlalu banyak konsep dan prosedur matematika yang saling terpisah. Oleh karena itu, guru dalam proses pembelajaran perlu mengembangkan kemampuan koneksi matematis siswa, misalnya melalui penerapan pendekatan problem posing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan problem posing dan kemampuan koneksi matematis siswa berdasarkan gaya belajar masing-masing siswa pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan jenis mixed method dengan desain concurrent embedded. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-2 di SMP Negeri 4 Banda Aceh berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data kemampuan koneksi matematis dilakukan dengan menggunakan rubrik kemampuan koneksi matematis sedangkan gaya belajar dilakukan dengan menggunakan angket dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji-t dan pedoman rubrik kemampuan koneksi matematis. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penerapan pendekatan problem posing memberikan dampak baik terhadap kemampuan koneksi matematis pada pembelajaran matematika. Jika ditinjau dari tiap aspek kemampuan koneksi matematis berdasarkan gaya belajar diperoleh bahwa siswa yang memiliki gaya belajar visual memenuhi kemampuan koneksi antartopik dalam matematika, koneksi antara materi matematika dengan ilmu lain selain matematika, serta koneksi antara matematika dengan kehidupan sehari-hari. Siswa yang memiliki gaya belajar auditori hanya menguasai indikator koneksi antartopik dalam matematika dan koneksi antara matematika dengan kehidupan seharihari. Siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik memenuhi kemampuan koneksi antartopik dalam matematika, koneksi antara materi matematika dengan ilmu lain selain matematika, serta koneksi antara matematika dengan kehidupan sehari-hari. Kata kunci : Kemampuan Koneksi Matematis, Pendekatan Problem Posing, Gaya Belajar.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENINGKATAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN PROBLEM POSING BERBANTUAN MIND MAP (Purwanti, 2016)

PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN PROBLEM POSING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA (Subarianto, 2017)

PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA DI SMPN 19 BANDA ACEH (AINAL MARDIAH, 2019)

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PROBLEM POSING. (Rifaatul Mahmuzah, 2014)

PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMA. (FERI IRAWAN, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy