//

PENGARUH PENAMBAHAN SERAT IJUK TERHADAP KUAT LENTUR BETON DENGAN VARIASI 2% DAN 4%

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang DEKKY ALRAHMATILLAH - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Pada penelitian kontruksi dalam beberapa tahun terakhir ini, penggunaan serat alami sebagai campuran dalam beton sudah semakin meluas. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan serat ke dalam beton konvensional mampu meningkatkan karakteristik beton secara signifikan. Peningkatan kualitas beton sampai saat ini masih terus dilakukan baik dalam benda uji tarik lentur, untuk mengatasi hal tersebut beton diberi tulangan baja dengan pemasangan yang benar untuk menahan gaya tarik nya tersebut. Penelitian beton ini dilaksanakan di Laboratorium Kontruksi Bahan Bangunan, Universitas Syiah Kuala. Pengujian tentang kuat lentur beton yang penambahan serat ijuk, dengan tujuan untuk mengetahui seberapa jauh kelebihan dan kekurangan serat ijuk sebagai bahan penambahan beton normal dan untuk mengetahui nilai kuat lentur (fr). Pengujian kuat lentur menggunakan alat Hydraulic Jack dan Tranducer dari jepang. Penelitian melalui pengujian dimulai dengan memeriksa sifat-sifat fisis agregat yang meliputi pemeriksaan berat volume agregat, sedangkan pada pengujian kuat lentur beton menggunakan standar SNI 4431:2011. Penambahan serat ijuk dengan variasi 0%, 2%, dan 4% serat ijuk. Pada penelitian ini umur pengujian yang telah ditentukan pada 7 hari dan 28 hari dengan faktor air semen (FAS) 0,60 menggunakan metode American Concrete Institute (ACI) 211.1-91. Dimensi benda uji yang dilakukan pada penelitian ini adalah balok 15 cm x 15 cm x 60 cm sebanyak 18 benda uji, berdasarkan hasil penelitian pengujian kuat lentur pada umur 7 hari dangan nilai rata-rata kuat lentur normal 0% 3,27 MPa, kuat lentur 2% 3,31 MPa, dan kuat lentur 4% 2,68 MPa sedangkan pada umur 28 hari yaitu kuat lentur normal 0% 3,89 MPa, kuat lentur 2% 3,60 MPa, dan 4% 3,32 MPa. Penambahan serat ijuk hasil penelitian tersebut, dari keseluruhan pengujian, persentase penambahan serat ijuk terbaik terdapat pada komposisi serat ijuk 2% umur 7 hari dengan nilai 3,31 MPa lebih meningkat dari beton 0% normal umur 28 hari 3,60 MPa. Kata Kunci : Agregat, Serat Ijuk, Kuat Lentur Beton.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENAMBAHAN SERAT IJUK TERHADAP KUAT LENTUR BETON DENGAN VARIASI 3% DAN 5% (FERRY HALDI, 2019)

PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN AIR DAN SEMEN PADA SUATU PERENCANAAN CAMPURAN (MIX DESIGN) TERHADAP KUAT TARIK LENTUR BETON (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,3; 0,4; DAN 0,5) (SAFRIAN, 2014)

PENGARUH LAMA PENGADUKAN MORTAR TERHADAP KUAT LENTUR BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,5 (WAKTU ½ MENIT, 5 MENIT, 10 MENIT) (Andri Fahreza, 2013)

PENGARUH PENAMBAHAN POZZOLAN TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN ABSORPSI BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (ADELINA ISWANTI, 2015)

ANALISIS PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI YANG MENGGUNAKAN SERAT KARET BAN BEKAS (Fakhrurrazi, 2013)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy