//

KORELASI RED BLOOD CELL DISTRIBUTION WIDTH (RDW) DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER BERDASARKAN SKOR SYNTAX I

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang dr. Tambunta Tarigan - Personal Name
SubjectCORONARY HEART DISEASE - MEDICINE
HEARTH DISEASES - MEDICINE
Bahasa Indonesia
Fakultas program Studi Magister Dokter Penyakit dalam Unsyiah
Tahun Terbit 2019

Abstrak/Catatan

ABSTRAK KORELASI RED BLOOD CELL DISTRIBUTION WIDTH (RDW) DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER BERDASARKAN SKOR SYNTAX I Latar Bealakang Penyakit jantung koroner penyebab kematian terbanyak di dunia. Stenosis pada arteri koroner dapat dilihat dengan tindakan angiografi. Nilai RDW yang tinggi terdapat hubungan dengan ketebalan dari intimal-medial thickness pada arteri karotis yang arterosklerosis pada hipertensi. Skor SYNTAX I digunakan mengevaluasi arteri koroner menentukan derajat keparahan, pemilihan revaskularisasi, dan memprediksi resiko terjadinya serangan kardiovaskuler pada PJK. Tujuan Untuk menentukan korelasi nilai RDW dengan derajat keparahan PJK dengan menggunakan skor SYNTAX I Metode Jenis penelitian adalah analitik dengan menggunakan pendekatan retrospektif dan observasi, dengan pengumpulan data sekaligus. Pada 62 sampel penelitian yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan cara consecutive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan Independent sample t test untuk data yang berdistribusi normal atau Mann-Whitney test yang tidak berdistribusi normal. Korelasi nilai RDW dengan kategori skor SYNTAX I dianalisis menggunakan Spearman rank correlation. Hasil Gambaran karakteristik dasar sampel penelitian ditampilkan berdasarkan nilai RDW dan skor SYNTAX I. Karakteristik dasar pasien berdasarkan jenis kelamin, kelompok usia, IMT, riwayat penyakit hipertensi dan DM tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pengelompokkan nilai RDW ditunjukkan oleh p-value > 0,05, begitu juga berdasarkan skor SYNTAX I. Nilai RDW dengan kategori skor SYNTAX I pada pasien PJK dianalisa menggunakan Spearman rank correlation antara variabel nilai RDW dan skor SYNTAX I (sebesar 0,101 dengan p-value sebesar 0,435). Kesimpulan Terdapat perbedaan gambaran nilai MCH dari 2 kelompok RDW pada PJK. Nilai RDW dengan kategori Skor SYNTAX I pada PJK tidak mempunyai hubungan yang signifikan, walaupun dengan arah yang positif dengan kekuatan yang lemah. Kata Kunci : PJK, RDW, Skor SYNTAX I

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MODIFIKASI MODEL SUSCEPTIBLE-EXPOSED-INFECTED (SEI) UNTUK PEMODELAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (Wardatul Jannah, 2016)

DUKUNGAN SOSIAL DENGAN STRES PADA PASIEN RNPENYAKITJANTUNG KORONER DI RUMAH RNSAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL RNABIDIN BANDA ACEH (LENI MAULIDA FONNA, 2015)

HUBUNGAN KADAR ADIPONEKTIN PLASMA DENGAN DERAJAT STENOSIS PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Rosdiana, 2016)

PREVALENSI OBESITAS PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK JANTUNG RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (MULTAZAM, 2016)

KORELASI RASIO NEUTROFIL TERHADAP LIMFOSIT DALAM MEMPREDIKSI SKOR SYNTAX PADA PASIEN SINDROMA KORONER AKUT (dr. Sylva Nazly, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy