//

STUDI KEBERADAAN HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang JAMHUR - Personal Name
SubjectWILDLIFE RESERVES
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang Keberadaan Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) di Hutan Beutong, Nagan Raya, Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), pada bulan Juli 2017 hingga Juli 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di hutan Beutong dan mendata potensi ancaman terhadap habitat harimau sumatera di KEL. Penelitian dilakukan dengan metode survei eksplorasi berdasarkan transek. Parameter yang diukur adalah temuan individu dan atau jejak yang ditinggalkan harimau sumatera, berupa jejak kaki, bekas cakaran di pohon/batu, kotoran (feses), bangkai/bekas mangsa, kaisan kaki, dan suara yang dikeluarkan. Dilakukan juga pengumpulan informasi sekunder tentang keberadaan harimau sumatera melalui wawancara dengan masyarakat yang beraktifitas dan tinggal di pinggiran hutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada jejak keberadaan harimau sumatera di Kawasan hutan ini. Jejak yang ditemukan berupa bekas cakaran pada pohon, jejak kaki, kaisan pada tanah, dan feses harimau yang kondisinya baru dan lama. Hasil penelitian juga menunjukkan ditemukannnya jejak hewan yang berpotensi sebagai mangsa harimau berupa tapak kaki rusa, bekas gesekan tanduk rusa di pohon, kotoran kambing hutan, cakaran beruang madu, kera (suara), dan kancil (terlihat langsung). Ancaman habitat bagi harimau adalah pembalakan liar yang ditemukan pada 16 titik. Selain itu ada 4 aktifitas pembukaan jalan baru untuk pengambilan kayu illegal, satu titik perambahan hutan, dan ada 13 titik camp pemburu jernang, ikan dan kayu alem. Kawasan Beutong memiliki kondisi lingkungan dengan rata-rata intensitas cahaya pagi 747.3 Lux, siang 1019.9 Lux, sore 618.8 Lux. Suhu rata-rata dikawasan hutan ini pada waktu pagi 21.26 0 C, siang 22.85 0 C, sore/malam 20.84 0 C. Sedangkan kelembapan rata-rata pada pagi hari adalah 94.46%, siang 94.15%, dan sore/malam 97.92%. Kata Kunci: Harimau sumatera (Panther tigris sumatrae), habitat, dan kawasan hutan Beutong.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

IDENTIFIKASI CACING PARASIT GASTROINTESTINAL PADA HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) DAN HARIMAU BENGGALA (PANTHERA TIGRIS TIGRIS) DI TAMAN MARGASATWA MEDAN (Dimas Rizqo Sucitrawan, 2019)

STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS)DI HUTAN BEUTONG, NAGAN RAYA (Samsul Rijal, 2019)

PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1990 TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA TERHADAP PERLINDUNGAN HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) DI KABUPATEN ACEH TENGGARA (YULIANNOVA LESTARI, 2016)

STUDI KEBERADAAN DAN SEBARAN BADAK SUMATERA (DICERORHINUS SUMATRENSIS) DI SAMARKILANG, KAWASAN EKOSISTEM LEUSER (KEL) (RIDHA FAZLURRAHMAN AB, 2015)

KEBUN BINATANG HABITAT LEUSER ACEH BESAR TEMA : ARSITEKTUR EKOLOGIS (Raisha Ulfa, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy