//

PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET XYLITOL TERHADAP PH SALIVA PASIEN YANG SEDANG MENJALANI PERAWATAN ORTODONTI CEKAT SETELAH MENGKONSUMSI KOPI ROBUSTA (COFFEA CANEPHORA)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ZURAHMI - Personal Name
SubjectORTHODONTICS
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2019

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Nama : Zurahmi Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi Fakultas : Kedokteran Gigi Judul : Pengaruh Mengunyah Permen Karet Xylitol Terhadap pH Saliva Pasien Yang Sedang Menjalani Perawatan Ortodonti Cekat Setelah Mengkonsumsi Kopi Robusta (Coffea canephora) Perawatan ortodonti berfungsi untuk memperbaiki susunan dan kedudukan gigi-geligi, dengan mendapatkan hubungan oklusi yang stabil dan keserasian estetika wajah yang harmonis. Perawatan ortodonti yang terdiri dari beberapa komponen yang sulit dibersihkan mengakibatkan peningkatkan retensi makanan dan menginduksi perubahan dalam lingkungan rongga mulut dengan menurunkan pH dan laju aliran saliva. Penurunan pH saliva dapat meningkatkan resiko karies dimana salah satu penyebab menurunnya pH saliva adalah diet karbohidrat, kopi mengandung karbohidrat sederhana dan asam, secara langsung dua unsur tersebut dapat menurunkan pH saliva di rongga mulut. Xylitol dipercaya dapat meningkatkan pH saliva juga mencegah resiko karies, karena kandungan gula alkoholnya yang sulit difermentasi juga menurunkan koloni bakteri Streptococcus mutans, sehingga dapat menjaga kebersihan rongga mulut meskipun sedang dalam perawatan ortodonti dan mengkonsumsi kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengunyah permen karet xylitol terhadap pH saliva pasien yang sedang menjalani perawatan ortodonti cekat setelah mengkonsumsi kopi robusta (Coffea canephora) yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala. Pengambilan besar subjek menggunakan metode purposive sampling dengan pendekatan non-probability sampling yang didapatkan sebanyak 21 orang subjek. Analisis data dilakukan dengan mengunakan uji t-test untuk melihat perubahan pH saliva setelah mengunyah permen karet xylitol pada pasien yang sedang menjalani peraatan ortodonti cekat setelah mengkonsumsi kopi robusta. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan yang bermakna antara pH saliva setelah mengkonsumsi kopi dan mengunyah xylitol dengan nilai signifikan 0,000 (p

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERUBAHAN PH SALIVA PADA PASIEN YANG SEDANG MENJALANKAN PERAWATAN ORTODONTI CEKAT SEBELUM DAN SESUDAH MENGKONSUMSI KOPI ROBUSTA (COFFEA CANEPHORA) (CUT TARI SHINTYA, 2019)

PERBANDINGAN LAJU ALIRAN SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH MENGUNYAH PERMEN KARET NON-XYLITOL DAN XYLITOL PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN (STUDI PADA MURID SEKOLAH DASAR NEGERI 57 BANDA ACEH) (AINNA SAVITA, 2017)

DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KOPI ROBUSTA (COFFEA CANEPHORA VAR. ROBUSTA) TERHADAP PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS (Diotama Nuza, 2019)

PENGARUH KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) DAN KOPI ROBUSTA (COFFEA CANEPHORA) TERHADAP VISKOSITAS SALIVA SECARA IN VITRO (Rosdiana Ginting, 2014)

PERBANDINGAN DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) DAN DAUN KOPI ROBUSTA (COFFEA CANEPHORA) TERHADAP PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS (Sulastri Oktarin, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy