//

EVALUASI TINGKAT KEDISIPLINAN GURU TIDAK TETAP MATA PELAJARAN PENJASORKES DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI SE-KECAMATAN SYIAH KUALA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang RIZAL IRAWAN - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Rizal Irawan. 2018.Evaluasi Tingkat Kedisiplinan Guru Tidak Tetap Mata Pelajaran Penjasorkes Dalam Proses Belajar Mengajar Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Syiah Kuala.Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dr. Saifauddun., M.Pd (2) Maimun Nusufi., S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: Evaluasi, Kedisiplinan, Guru Tidak Tetap, SMP Se-Kecamatan Syiah Kuala Disiplin merupakan sikap mentaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan atau berbuat sesuai dengan peraturan, petunjuk, dan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Adapun yang dimaksud dengan kedisiplinan dalam penelitian ini ialah kedisiplinan GTT yang merupakan pegawai atau guru yang diangkat untuk jangka waktu tertentu guna melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan yang bersifat teknis profesional dan administrasi sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuanmengukur tingkat kedisiplinan GTT mata pelajaran Penjasorkes dalam proses belajar mengajar pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Syiah Kuala. Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini seluruh GTT.Mengingat jumlah populasi yang besar, maka yang dijadikan sampel hanya berjumlah 10dengan teknik penarikan sampel bersifat Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket yang terdiri dari 34 butir pertanyaan dalam bentuk skala likert dengan pilihan jawabannya terdiri dari sangat setuju, setuju, kurang setuju dan tidak setuju. Analisis data menggunakan rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwatingkat kedisiplinan GTT mata pelajaran Penjasorkes dalam proses belajar mengajar pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Syiah Kualadengan rata-rata sebesar 100,2 berada pada kategori sangat tinggi, dengan rincian sebagai berikut: (1) sebanyak 9 orang responden (90%) berada pada kategori sangat tinggi, (2) sebanyak 1 orang responden (10%) berada pada kategori tinggi, dan (3) sebanyak 0 responden berada pada kategori kurang tinggi, rendah dan sangat rendah. Simpulan penelitian ini adalah tingkat tingkat kedisiplinan GTT mata pelajaran Penjasorkes dalam proses belajar mengajar pada Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kecamatan Syiah Kualatergolong tinggi. Hal tersebut perlu dipertahankan oleh pihak guru yang bersangkutan dan pihak sekolahuntuk untuk terus meningkatkantingkat kedisiplinan Guru Tidak Tetap.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

EVALUASI PELAKSANAAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA SEKOLAH LUAR BIASA TINGKAT SMA LB DI BANDA ACEH TAHUN 2014 (m. azmi, 2015)

PEMAHAMAN GURU PENJASORKES TENTANG PEMANASAN DI SMP NEGERI SE-KOTA BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2016/2017 (Santia, 2017)

PROSES PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENJASORKES DI SMP NEGERI 8 BANDA ACEH (Rauwani, 2014)

MINAT SISWA SD NEGERI KUALA KEUPENG KECAMATAN RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM TERHADAP MATA PELAJARAN PENJASORKES (Dewi Astuty, 2015)

EVALUASI BENTUK MATERI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN DARUSSALAM TAHUN PELAJARAN 2014/2015 (ABDUL RAHIM, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy