//

PENGGUNAAN MAJAS OLEH AGEN IKLAN BERBASIS ONLINE DI INSTAGRAM

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang UMI AGUS FITRIANI - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Fitriani, Umi Agus. 2019. Penggunaan Majas oleh Agen Iklan Berbasis Online di Instagram. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dr. Razali, M.Pd. (2) Muhammad Iqbal, S.Pd., S.H., M.Hum. Kata Kunci: Instagram, agen iklan, majas Penelitian ini berjudul “Penggunaan Majas oleh Agen Iklan Berbasis Online di Instagram”. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) bagaimana penggunaan majas dalam iklan produk kecantikan berbasis online oleh agen di instagram, (2) bagaimana penggunaan majas dalam iklan produk makanan berbasis online oleh agen di instagram, dan (3) bagaimana penggunaan majas dalam iklan produk gamis berbasis online di instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) penggunaan majas dalam iklan produk kecantikan berbasis online oleh agen di instagram, (2) penggunaan majas dalam iklan produk makanan berbasis online oleh agen di instagram, dan (3) penggunaan majas dalam iklan produk gamis berbasis online oleh agen di instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah caption atau tulisan keterangan produk pada tagar #kosmetikbandaaceh, #makananbandaaceh, dan #gamisbandaaceh di instagram. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan teknik pengumpulan dokumenter, sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan analisis kualitatif menggunakan metode deskrptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majas yang digunakan oleh agen iklan di instagram adalah majas perbandingan, majas sindiran, majas penegasan, dan majas pertentangan. Majas yang meliputi (1) majas perbandingan yaitu antromorfisme, aptronim, metonimia, hiperbola, personifikasi, dan eponim, (2) majas sindiran yaitu satire, (3) majas penegasan, yaitu pleonasme, repetisi, pararima, klimaks, tautologi, sigmatisme, antanaklasis, inversi, retoris, dan ekslamasio, dan (4) majas pertentangan, yaitu antitesi dan kontradiksi interminus. Selanjutnya, dalam majas tersebut juga terdapat penyimpangan dan kekeliruan. Penyimpangan dan kekeliruan itu biasanya berkenaan dengan penggunaan preposisi, tanda baca, huruf miring, dan huruf kapital.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERAN CELEBGRAM ENDORSER DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI PAKAIAN WANITA DI INSTAGRAM PADA MAHASISWI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Maulidar, 2017)

PEMBUATAN IKLAN PROMOSI PAKAIAN MUSLIM BERBASIS MULTIMEDIA (FADZLUL ICHSAN, 2018)

ANALISIS KESALAHAN EJAAN DAN PENGGUNAAN KATA PADA IKLAN PEMERINTAH ACEH DI HARIAN SERAMBI INDONESI (Emi Zahlina, 2013)

EFEKTIVITAS PROMOSI SFS (SHOUTOUT FOR SHOUTOUT) DI INSTAGRAM DALAM MEMBANGUN MINAT BELI MASYARAKAT KECAMATAN SYIAH KUALA (Meldiana, 2017)

PENGGUNAAN HASHTAG SEBAGAI VARIAN PROMOSI PRODUK PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (DARNIZA AFRIANI, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy