//

ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGANTANAMAN SERE WANGI DI KABUPATEN GAYO LUES

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Mulyana - Personal Name
SubjectLAND USE - AGRICULTURAL SURVEYS
SOIL CLASSIFICATION
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

Mulyana. 1405108010021. Analisis Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Tanaman Sere Wangi di Kabupaten Gayo Lues di bawah bimbingan Abubakar Karim sebagai Ketua dan Manfarizah sebagai Anggota. RINGKASAN Tanaman sere wangi merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Gayo Lues yang saat ini terus dikembangkan karena semakin tingginya permintaan pasar akan minyak atsiri dari sere wangi, sehingga para petani mulai mengembagkan usaha sere wanginya dengan kurang memperhatikan lahan-lahan yang sesuai untuk dikembangkan tanaman sere wangi baik dari segi kesesuaian lahan maupun fungsi kawasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis luas dan sebaran areal yang telah ditanami sere wangi di Kabupaten Gayo Lues, serta menganalisis luas dan sebaran lahan berdasarkan kelas kesesuaiannya baik yang sudah ditanami sere wangi maupun lahan yang belum ditanami sere wangi yang berpeluang untuk dikembangkan tanaman sere wangi di Kabupaten Gayo Lues.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan teknik survai yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu tahapan pengumpulan data, persiapan data spasial, survai lapangan dan pengambilan contoh tanah, analisis contoh tanah, serta pelaporan data, penyusunan hasil, dan penyusunan rekomendasi. Hasil analisis data diperoleh luas lahan yang telah ditanami sere wangi di Kabupaten Gayo Lues adalah 15.116,21 ha. Berdasarkan kelas kesesuaian lahan, ketinggian tempat dan fungsi kawasan, areal yang sesuai untuk dikembangkan sere wangi di Kabupaten Gayo Lues adalah seluas 41.1067,20 ha dengan kelas kesesuaian cukup sesuai (S2) seluas 24.878,54 ha (55,50 %) dan kelas sesuai marginal (S3) seluas 16.188,66 ha (36,11 %)dengan faktor pembatas ketersediaan air (w), media perakaran (r), bahaya erosi (e), dan penyiapan lahan (lp) yang tersebar di Kecamatan Blang Jerango, Kecamatan Blangkejeren, Kecamatan Dabun Gelang, Kecamatan Panta Cuaca, Kecamatan Pining, Kecamatan Putri Betung, Kecamatan Terangun dan Kecamatan Tripe Jaya. Untuk dapat menghasilkan dan mempertahankan produktivitas tanaman sere wangi secara optimal, maka pengembangan tanaman sere wangi harus dilakukan pada kawasan-kawasan yang memiliki kelas kesesuaian yang sesuai untuk dikembangkan tanaman sere wangi.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

DISTRIBUSI SPASIAL TANAMAN KOPI ARABIKA DAN SERE WANGI SERTA HUBUNGANNYA DENGAN RTRW DI KABUPATEN GAYO LUES (TADA SYALAHUDDIN, 2019)

KAJIAN KESESUAIAN LAHAN DAN PENGEMBANGAN KOPI ARABIKA RAKYAT DI KABUPATEN GAYO LUES. (RAICHAN IZZATI, 2019)

PERBANDINGAN PENDAPATAN ANTARA PETANI NILAM DENGAN PETANI SEREH WANGI DI KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES (Sulkani, 2015)

ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN USAHATANI SERAI WANGI DI KECAMATAN DABUN GELANG KABUPATEN GAYO LUES (LINDA RAHMAYANTI, 2016)

PROSES PERALIHAN USAHA TANI NILAM KE SERAI WANGI DI KECAMATAN DABUN GELANG KABUPATEN GAYO LUES 1998-2014 (VERA, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy