//

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAGING BIJI MELINJO (GNETUM GNEMON L.) TERHADAP BAKTERI METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (MRSA)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Una Fajriana - Personal Name
SubjectANTIBIOTICS-FHARMACOLOGY
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

Penelitian aktivitas antibakteri ekstrak etanol daging biji melinjo (Gnetum gnemon L.) terhadap bakteri Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) telah dilakukan. Ekstraksi daging biji melinjo dilakukan dengan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% yang menghasilkan randemen sebesar 12,5%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi kertas cakram (Kirby-Bauer) dengan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 5; 10; 15; 20; dan 25% b/v. Hasil karakterisasi simplisia diperoleh kadar air sebesar 7,3%, kadar abu total 4,17%, kadar sari larut air 6,7%, dan kadar sari larut etanol 22,6%. Sedangkan hasil karakterisasi ekstrak diperoleh kadar air sebesar 0,31%, kadar abu total 0,67%, kadar sari larut air 28%, dan kadar sari larut etanol 41,3%. Uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daging biji melinjo mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etanol daging biji melinjo memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri MRSA. Aktivitas tertinggi diperoleh pada konsentrasi 25% b/v ekstrak dengan diameter zona hambat sebesar 13,3 mm. Kata kunci: ekstrak etanol daging biji melinjo, Gnetum gnemon L., Methicillin resistant Staphylococcus aureus, MRSA. ABSTRACT Antimicrobial activity of ethanol extract of melinjo seed (Gnetum gnemon L.) against Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) bacteria had been conducted. Extraction of the melinjo seed compound was carried out using maseration method with ethanol 70% showed that yield 12,5%. Antimicrobial activity was carried out by disc paper diffusion method (Kirby-Bauer) using varitation of extract by concentration of 5; 10; 15; 20; dan 25% w/v. Simplicia of the seed contain 7,3%, 4,17%, 6,7%, and 22,6% of water, total ash, water soluble extract, and ethanol soluble extract respectively. Meanwhile the ethanol extract contain 0,31%, 0,67%, 28%, and 41,3% of water, total ash water soluble extract, and ethanol soluble extract respectively. Phytochemical test showed that the ethanol extract of melinjo seed contains alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and triterpenoid compounds. Antibacterial activity assays showed that ethanol extract of melinjo seed had the potential to inhibit the growth of MRSA where the highs activity found at concentration of 25% w/v with diameter inhibition zone at 13,3 mm. Key words: ethanol extract of melinjo seed, Gnetum gnemon L., Methicillin Resistant Staphylococcus aureus, MRSA.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BUAH PARE TERHADAP METHICILIN-RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO (Muhammad Patara Aulia Putera, 2014)

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG KUDA-KUDA (LANNEA COROMANDELICA) TERHADAP PERTUMBUHAN METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (Prastika Tiara Santi, 2019)

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BUNGA PISANG BARANGAN (MUSA PARADISIACA VAR. BARANGAN) TERHADAP METHICILLIN-RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO (Muhammad Ikbar, 2015)

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (Sucy Lestary, 2016)

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN SUKUN TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI MRSA (Sucy Lestary, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy