//

DAMPAK LINGKUNGAN PELABUHAN PENYEBERANGAN ULEE LHEUE SETELAH PENGEMBANGAN TAHUN 2017

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Wien Lingke - Personal Name

Abstrak/Catatan

DAMPAK LINGKUNGAN PELABUHAN PENYEBERANGAN ULEE LHEUE SETELAH PENGEMBANGAN TAHUN 2017 Oleh: Wien Linge NIM. 1309200060050 Komisi Pembimbing: 1. Dr. Azmeri, ST, MT 2. Dr. Ir. Eldina Fatimah, M.Sc ABSTRAK Dalam mengatasi pertumbuhan arus kapal penumpang yang semakin meningkat, maka dilakukan pengembangan pada pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue. Kegiatan pengembangan tahap I ini telah dikerjakan, dan berpotensi menimbulkan dampak positif maupun negatif terhadap lingkungan pada tahap operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue setelah pengembangan tahun 2017 pada tahap operasional, dan solusi pengelolaannya, serta mengidentifikasi tingkat kepentingan dan kepuasan penumpang terhadap kegiatan pengembangan pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue tahun 2017. Lokasi penelitian ditetapkan pada 4 desa, yaitu Desa Ulee Lheue, Deah Geulumpang, Deah Baro dan Alue Deah Teungoh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Dampak lingkungan pada tahap operasional yang ditinjau adalah aspek sosial ekonomi dan aspek sosial budaya. Pengolahan data terdiri dari uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisa data digunakan analisis deskriptif menggunakan software Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22, serta analisis biplot dengan menggunakan software Minitab versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak yang timbul pada aspek sosial budaya adalah tenaga kerja yang direkrut bukan dari penduduk lokal, dan konflik antara berbagai pengemudi, sedangkan dampak pada aspek sosial ekonomi adalah terbuka kesempatan berusaha, meningkatnya perekonomian Kota Banda Aceh, terbuka kesempatan kerja untuk tenaga kerja keamanan, dan meningkatnya perekonomian di luar Kota Banda Aceh. Solusi pengelolaan aspek sosial budaya adalah melakukan penambahan personil Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3), personil KP3 dilengkapi dengan alat handy talky, sedangkan solusi pengelolaan aspek sosial ekonomi adalah penempatan prioritas bagi tenaga kerja lokal sesuai kualifikasi pendidikan, dan penempatan prioritas bagi orang lokal dalam kesempatan berusaha. Kegiatan pengembangan yang penting dan sudah puas adalah bangunan pagar steril, kegiatan pengembangan yang penting namun belum puas adalah bangunan lobby, dan kegiatan pengembangan yang tidak penting namun belum puas adalah bangunan drop off. Kata Kunci: Dampak, lingkungan, pelabuhan, penyeberangan, pengelolaan THE ENVIRONMENTAL IMPACT AT ULEE LHEUE FERRY PORT AFTER DEVELOPMENT IN 2017 By: Wien Linge Student Reg. No. 1309200060050 Supervisor Committee: 1. Dr. Azmeri, ST, MT 2. Dr. Ir. Eldina Fatimah, M.Sc ABSTRACT In overcoming the growing flow of passenger ship (ferry), a development at the Ulee Lheue ferry port has been carried out. This phase I development activities has been carried out, and has the potential to cause positive and negative impacts on the environment at the operational stage. This study aims to identify the environmental impacts of the Ulee Lheue ferry port after the 2017 development at the operational stage, and its management solutions, as well as identify the level of importance and satisfaction of passengers in the 2017 Ulee Lheue ferry port development activities. Lheue, Deah Geulumpang, Deah Baro and Alue Deah Teungoh. This research uses quantitative and qualitative methods. Environmental impacts in the operational phase that are reviewed are socio-economic aspects and socio-cultural aspects. Data processing consisted of validity and reliability tests, while the data analysis used descriptive analysis using Statistical Product and Service Solution (SPSS) software version 22, as well as biplot analysis using Minitab version 16 software. The results showed that the impact on socio-cultural aspects was labor recruited not from the local population, and conflicts between various drivers, while the impact on the socio-economic aspects was open business opportunities, increased economy of Banda Aceh City, open employment opportunities for security workers, and increased economy outside the City of Banda Aceh. The solution to managing the socio-cultural aspects is to add additional KP3 personnel, KP3 personnel are equipped with handy talky equipment, while the solution to the management of socio-economic aspects is priority placement for local workers according to educational qualifications, and priority placement for local people in business opportunities. An important development activity that is already satisfied is the building of sterile fences, an important but not satisfied development activity is the lobby building, and the development activities that are not important but not satisfied are the drop off buildings. Key Words: Impact, environment, port, crossing, management

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

STUDI PERBANDINGAN PASANG SURUT DI PELABUHAN PENYEBERANGAN ULEE LHEUE DAN DI PELABUHAN BARANG PT. LAFARGE CEMENT LHOKNGA (RIZAL FAHMI, 2014)

DAMPAK LINGKUNGAN PELABUHAN PENYEBERANGAN ULEE LHEUE SETELAH PENGEMBANGAN TAHUN 2017 (Wien Lingke, 2019)

ANALISIS SEDIMENTASI KOLAM PELABUHAN ULEE LHEUE PADA KONDISI RE-DESIGN BREAKWATER DENGAN MENGGUNAKAN PIRANTI LUNAK DELFT3D (Cut Rizky Ananda, 2018)

EVALUASI TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN FASILITAS PELABUHAN PENYEBERANGAN ULEE-LHEUE BANDA ACEH (ANDI ZERYANDA, 2014)

PERKEMBANGAN PELABUHAN ULEE LHEUE PASCA TSUNAMI (2005-2016) (Nurul Aini, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy