//

ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA ANGKUTAN UMUM PENUMPANG MINIBUS AC DENGAN MINIBUS NON AC (STUDI KASUS : BANDA ACEH – TAPAKTUAN)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ANDRIAN - Personal Name
SubjectTRANSPORTATION ENGINERING
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

Beragamnya jenis moda transportasi mempengaruhi keputusan seseorang dalam pemilihan moda untuk melakukan perjalanan dari satu kota menuju kota lainnya. Perbedaan karakteristik yang terdapat pada masing-masing moda transportasi dapat memberikan nilai tambah tertentu pada keputusan individu dalam pemilihan moda. Posisi kota Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi Aceh, menjadikan kota Banda Aceh sebagai pusat kegiatan di provinsi Aceh. Jalur distribusi barang dan jasa kota Banda Aceh terhubung dengan kota–kota lainnya di Aceh, salah satunya dengan kota Tapaktuan yang berada di antara jalur lintas barat selatan provinsi Aceh dan merupakan jalur distribusi barang dan jasa lintas barat selatan dari dan menuju Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan menganalisis besaran kebutuhan setiap moda melalui pembangunan model pemilihan moda angkutan umum. Pada penelitian ini terdapat dua moda yang dikaji, yaitu moda minibus AC dan minibus non AC. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei dan kuesioner. Kuesioner didesain dengan metode stated preference. Pembangunan model dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 25 dan masing-masing moda angkutan dijadikan pembanding). Model berbasis pada pemilihan diskret dianalisis dengan pendekatan bimomial logit model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pemilihan moda dari total 440 responden, responden memilih moda minibus ac sebesar 62,5% atau sebanyak 275 responden dan minibus non ac sebesar 37,5% atau sebanyak 165 responden. Nilai probabilitas berdasarkan karakteristik responden P(minibus ac) = 66,9% dan P(minibus non ac) = 33,1%. Nilai probabilitas berdasarkan atribut perjalanan P(minibus ac) = 57,1% dan P(minibus non ac) = 42,9%. Nilai probabilitas pemilihan moda P(minibus ac) = 67,5% dan P(minibus non ac) = 32,5%.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA ANGKUTAN UMUM PENUMPANG MINIBUS AC DENGAN MINIBUS NON AC (STUDI KASUS : BANDA ACEH – TAPAKTUAN) (ANDRIAN, 2019)

ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA ANGKUTAN UMUM PENUMPANG MINIBUS AC DENGAN MINIBUS NON AC (STUDI KASUS : BANDA ACEH – TAPAKTUAN) (ANDRIAN, 2019)

ANALISIS PEMILIHAN MODA AKIBAT KEBIJAKAN PENGOPERASIAN BUS TRANS KOETARADJA DI BANDA ACEH (Nurul Rahmi, 2016)

KAJIAN PELAYANAN ANGKUTAN UMUM MINIBUS JUMBO DAN MINIBUS L300 SERTA KELAYAKAN PRASARANANYA (STUDI KASUS : RUTE ANGKUTAN UMUM KOTA LANGSA – KOTA LHOKSEUMAWE) (Rusli, 2018)

TERMINAL ANGKUTAN UMUM TIPE B DI LHOKSUKON, ACEH UTARA (indra syarbaini, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy