//

ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN PALA KEMASAN BASAH DAN KERING DI KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Hikmaton Zikriyah - Personal Name

Abstrak/Catatan

Hikmaton Zikriyah. 1405102010002. Analisis Nilai Tambah Pengolahan Pala Kemasan Basah dan Kering Di kecamatan TapakTuan Kabupaten Aceh Selatan dibawah bimbingan Dr. Ir. Mustafa Usman, M.S sebagai Pembimbing Utama dan Ir.Edy Marsudi, M.Si sebagai Pembimbing Anggota. RINGKASAN Pembangunan Sektor Pertanian adalah bagian dari usaha pembangunan nasional yang mampu berperan penting sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Hasil pertanian diperlukan terutama untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan juga sebagai bahan baku untuk suatu industri. Pengembangan agriindustri di Indonesia mencakup berbagai aspek, diantaranya menciptakan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penerimaan devisa, pemerataan pendapatan, bahkan mampu menarik pembangunan sektor pertanian sebagai sektor penyedia bahan baku. Tanaman pala merupakan salah satu tanaman perkebunan, Tanaman pala terkenal karena biji buahnya yang tergolong sebagai rempah-rempah. Pala mempunyai keunggulan di pasaran dunia karena memiliki aroma yang khas salah satunya di Kabupaten Aceh Selatan. Nilai tambah adalah pertambahan nilai suatu komoditas karena mengalami proses pengolahan, pengangkutan, ataupun penyimpanan dalam suatu produksi. Proses pengolahan suatu produk seperti produk manisan pala dapat diolah berbagai macam olahan seperti kue pala, berawal dari tanaman yang bagus bisa menghasilkan produk yang bagus pula. Tanaman perkebunan Pala rakyat Aceh Selatan yang terbanyak diperoleh oleh kecamatan Meukek dengan luas panen sebanyak 2.144 Ha, produksi sebanyak 1.844 (ton) dan produktivitas sebanyak 860 kg/Ha. Sedangkan jumlah keseluruhan produksi di Kabupaten Aceh Selatan adalah 3.731 Ha, jumlah produksi adalah 3.905 (ton),dan jumlah keseluruhan produktivitas yang diperoleh sebanyak 13.632 (kg/Ha). Jumlah produksi manisan pala di antaranya manisan kering dan manisan basah. Manisan kering terbagi dua yaitu kue pala dan dodol pala sedangkan manisan basah terbagi menjadi 4 yaitu sirup pala, rujak, cincang basah dan pita basah. Manisan kering kue pala dengan harga jual Rp.5.000/cup, dan produksi 7110 (periode), nilai produksi sebesar Rp.35.550.000/periode, dan dari manisan basah contohnya sirup pala dengan harga jual sebesar Rp.18.000/botol, produksi 14730 (periode), nilai produksi sebesar Rp. 265.140.000, total keseluruhan nilai produksi dari manisan basah dan kering sebesar Rp. 371.160.000/periode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengolahan pala kemasan basah dan kering dapat memberikan nilai tambah di kecamatan Tapaktuan kabupaten Aceh Selatan dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi nilai tambah pengolahan pala kemasan basah dan kering di kecamatan Tapaktuan kabupaten Aceh Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan pala kemasan basah dan kering memberikan nilai tambah di kecamatan Tapaktuan kabupaten Aceh Selatan karena hasil rata-rata produksi pala kemasan kering mencapai 10650 kg/bulan dengan nilai tambah Rp.8.135.755 dan tingkat keuntungannya 13% dan kemasan basah dengan hasil produksi 17820 kg/ bulan dengan nilai tambah 54.859.446 dan tingkat keuntungan 17%. Adapun factor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah pengolahan pala kemasan basah adalah tenaga kerja dengan nilai signifikansi 0.007, sedangkan untuk kemasan kering faktor yang mempengaruhinya adalah jumlah produksi dengan nilai signifikansi sebesar 0.000, jumlah bahanbaku dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 dan tenaga kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0.021.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENDAPATAN PENGUSAHA MANISAN BUAH PALA DI KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN. (Asrul Hadi, 2016)

TAMAN WISATA PALA DI ACEH SELATAN (Ega Puspita Dewi, 2017)

KEANEKARAGAMAN JAMUR MAKROSKOPIS DI PERKEBUNAN PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) DESA GUNUNG KERAMBIL, KECAMATAN TAPAKTUAN, KABUPATEN ACEH SELATAN (AXNESIA IKE RIANTO, 2019)

STRATEGI PENGEMBANGAN DAN EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PALA DI KABUPATEN ACEH SELATAN(STUDI KASUS KECAMATAN TAPAKTUAN) (Syarmudi, 2019)

PUSAT PENGOLAHAN PALA DI TAPAKTUAN (Lukky Hendriansyah, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy