//

PENDUGAAN UMUR SIMPAN BUAH JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS) BERDASARKAN KANDUNGAN TOTAL PADATAN TERLARUT DENGAN MODEL ARRHENIUS DAN Q10

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ria Yuliana - Personal Name

Abstrak/Catatan

Jeruk manis (Citrus sinensis) merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Informasi umur simpan jeruk menjadi sangat penting dalam menentukan langkah yang tepat menghadapi proses penurunan mutunya. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menduga umur simpan buah jeruk manis adalah metode percepatan atau Accelerated Shelf Life Test (ASLT) dengan model Arrhenius, yaitu teknik pendugaan umur simpan produk pangan yang sensitif oleh perubahan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah model Arrhenius dan Q10 dapat digunakan untuk menduga umur simpan jeruk manis berdasarkan perubahan total padatan terlarutnya (TPT) . Penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati perubahan TPT buah jeruk manis pada 3 suhu penyimpanan ekstrim yaitu 55 ˚C, 65 ˚C dan 70 ˚C. Pengamatan TPT dilakukan per jam dengan menggunakan refraktometer digital DBR85. Model Arrhenius di analisis dengan data perubahan TPT dalam bentuk orde nol dan orde satu. Penilaian kelayakan model Arrhenius dilakukan dengan validasi nilai TPT eksperimen dan TPT hitung berdasarkan parameter R2. Pengamatan umur simpan secara eksperimen dilakukan pada 2 suhu basis yaitu 10 ˚C dan 30 ˚C. Kemudian dihitung nilai faktor percepatan reaksi perubahan TPT yaitu Q10 dan umur simpannya pada berbagai suhu penyimpanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Arrhenius berdasarkan perubahan TPT pada orde nol yaitu k = 4,33x108 xe-7040,7(1/T) dan pada orde satu yaitu k = 2,49x1010xe- 9055,9(1/T). Selama penyimpanan terjadi penurunan nilai TPT dari 9,7% brix ke 7% brix pada suhu 55˚C, 3,1% brix pada suhu 65˚C, dan 4,7% brix pada suhu 70˚C. Hasil validasi menunjukkan bahwa nilai R2 penyimpanan suhu 55 ˚C adalah 20-24%, nilai R2 penyimpanan suhu 65 ˚C adalah 85-89%, dan nilai R2 penyimpanan suhu 70 ˚C adalah 63-64%. Dengan demikian model Arrhenius dapat digunakan untuk menduga laju reaksi perubahan TPT jeruk dengan baik pada suhu 65 dan 70 ˚C. Energi aktivasi yang dibutuhkan untuk proses reaksi penurunan TPT buah jeruk manis pada orde nol adalah sebesar 13.983 kal/mol dan pada orde satu sebesar 17.985 kal/mol. Nilai faktor percepatan reaksi (Q10) buah jeruk manis pada orde nol sebesar 1,820 dan orde satu sebesar 2,299. Umur simpan jeruk manis pada suhu basis 30 ˚C adalah 8 hari dan pada suhu basis 10 ˚C adalah 18 hari. Pendugaan umur simpan jeruk manis lebih tepat digunakan menggunakan suhu basis 10 ˚C dengan model orde satu, dimana umur simpan jeruk pada suhu 30 ˚C, 25 ˚C, 20 ˚C, 15 ˚C dan 5 ˚C adalah 6, 7, 10, 13, dan 24 hari.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KAJIAN PEMBUATAN SELAI BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) DAN PENDUGAAN PENURUNAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SELAMA PENYIMPANAN DENGAN METODE ARRHENIUS (Syarifah Qurrata A`yun, 2019)

PENDUGAAN UMUR SIMPAN BUAH ALPUKAT (PERSEA AMERICANAMILL) BERDASARKAN TOTAL PADATAN TERLARUT MENGGUNAKAN MODEL ARRHENIUS DAN Q10 (MULIADI, 2019)

PENDUGAAN UMUR SIMPAN KEMBANG KOL BERDASARAN KANDUNGAN TOTAL PADATAN TERLARRUT DENGAN MODEL ARRENIUS DAN Q10 (Delyansah Putra, 2019)

MODEL PENDUGAAN UMUR SIMPAN JAGUNG MANIS SEGAR (ZEA MAYS SACCHARATA) PADA SUHU ATMOSFER DAN SUHU RENDAH (Mega Apriesti Puri, 2013)

PENDUGAAN UMUR SIMPAN JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA) MENGGUNAKAN PERSAMAAN ARRHENIUS MELALUI TAHAPAN PRE- COOLING PADA PENYIMPANAN DINGIN (Muzakir, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy