//

ANALISIS EFISIENSI PANEL SURYA SPM-50WP SEBAGAI PENGGERAK KIPAS PADA ALAT PENGERING TIPE HOHENHEIM BERDASARKAN VARIASI KEMIRINGAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang SITI BALQIS RIZKY M - Personal Name

Abstrak/Catatan

Pemanfaatan energi listrik berbasis energi matahari sangat tepat di Indonesia yang merupakan negara tropis, terutama untuk bidang pertanian. Sebuah alat pengering tipe Hohenheim termodifikasi berbasis energi surya telah dirancang untuk pengering produk pertanian metode lapisan tipis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi dari panel surya SPM-50WP yang diinstal pada alat pengering tipe Hohenheim. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2018. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah satu unit alat pengering tipe Hohenheim, Solarimeter, Termometer, Voltmeter, dan Amperemeter. Pada penelitian ini, panel surya diuji dengan tiga kemiringan yaitu 20°, 25°, dan 30°. Pada setiap kemiringan dilakukan pengamatan iradiasi surya, suhu, tegangan listrik, dan arus listrik selama 2 hari. Parameter penelitian meliputi iradiasi surya, suhu, tegangan listrik, dan arus listrik. Teknik analisa data meliputi hambatan listrik, daya listrik, energi matahari, energi listrik, efisiensi panel surya, dan efisiensi penggunaan kipas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan iradiasi surya sangat mempengaruhi besarnya energi listrik yang dihasilkan, dimana pola iradiasi surya yang diamati menyerupai pola dihasilkannya tegangan pada controller. Rata rata nilai iradiai surya tertinggi yang diperoleh yaitu 653 W/m2. Analisis hubungan antara tegangan listrik panel surya dan controller menunjukkan bentuk hubungan positif yang kuat, dengan persamaan tegangan listrik panel surya terhadap controller yaitu Tegangan Listrik Controller = 0,6815 (Tegangan Listrik Panel Surya) + 3,1382, R2 sebesar 0,6915 Volt dan r sebesar 0,8315 Volt, sedangkan persamaan tegangan listrik controller terhadap kipas yaitu Tegangan Listrik Kipas = 0,9801 (Tegangan Listrik Controller) + 0,0035, R2 sebesar 0,9768 dan r sebesar 0,9883. Energi listrik rata-rata yang dihasilkan panel surya yaitu sebesar 1.017 kJ, sedangkan total penggunaan energi kipas yaitu sebesar 237 kJ sehingga masih terdapat kelebihan energi sebesar 780 kJ. Energi surya tertinggi diperoleh pada kemiringan panel surya 25°. Nilai efisiensi panel surya tertinggi dicapai pada kemiringan 25° sebesar 15%. Nilai tertinggi efisiensi penggunaan kipas dicapai pada kemiringan 20° sebesar 47%. Sehingga penelitian ini mengambil kesimpulan bahwa posisi panel surya terbaik dalam menghasilkan energi listrik ialah pada kemiringan 25° menghadap ke arah Utara.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KAJIAN KUALITAS BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DENGAN VARIASI METODE PENGERINGAN (Edi Kurniawan, 2019)

PENGARUH KETEBALAN IRISAN KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL) PADA PROSES PENGERINGAN MENGGUNAKAN ALAT PENGERING TIPE HOHENHEIM (Abdul Hanif, 2018)

KAJIAN VARIASI TEBAL LAPISAN UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L. POIR) PADA PROSES PENGERINGAN DENGAN ALAT PENGERING TIPE HOHENHEIM (M KHALIL FADHLI, 2018)

MODIFIKASI DAN UJI KINERJA PENGERING SURYA UNTUK UBI KAYU (MANIHOT ESCULENTA) DENGAN PENAMBAHAN KINCIR ANGIN SAVONIUS SEBAGAI PENGGERAK KIPAS (Rian Juli Yanda, 2014)

SISTEM DUAL TRACKING PANEL SURYA DENGAN MENGGUNAKAN PHOTOTRANSISTOR (MUJIBURRAHMAN, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy