//

KELAINAN JANTUNG BAWAAN PADA AANAK SINDROM DOWN DI RSUDZA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Hardiana Shahara - Personal Name
SubjectHEART DISEASES
CONGENITALHEART DISEASE
DOWN SYNDROME
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Kedokteran
Tahun Terbit 2014

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Sindrom Down merupakan kelainan genetik yang sering terjadi pada bayi baru lahir dengan perbandingan 1 dari 800 kelahiran. Hampir setengah dari bayi dengan Sindrom Down akan menderita kelainan jantung bawaan. Kelainan kromosom yang didapat memungkinkan terjadinya kelainan jantung dengan kemungkinan sebesar 50%. Sampel penelitian ini adalah anak Sindrom Down yang menderita kelainan jantung bawaan periode Oktober 2010-Februari 2014 di Poliklinik Jantung RSUDZA Banda Aceh berjumlah 67 anak dengan jumlah laki-laki sebanyak 35 anak dan perempuan sebanyak 32 anak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52,2% anak menderita kelainan jantung bawaan adalah jenis kelamin laki-laki. Usia anak Sindrom Down yang menderita kelainan jantung bawaan yang paling sering adalah usia < 1 tahun. kelainan jantung bawaan terbanyak didapatkan adalah jenis defek septum ventrikel, defek septum atrial dan duktus arteriosus. Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif yang dilaksanakan dengan pendekatan potong lintang yang menghubungkan variabel-variabel pada kelompok responden untuk melihat kelainan jantung bawaan pada anak-anak yang menderita Sindrom Down. Penelitian dilaksanakan di RSUDZA Banda Aceh, pada bulan Januari - Februari 2014. Kata Kunci: Sindrom Down, Kelainan Jantung Bawaan ABSTRACT Down Syndrome is a genetic disorder that often occurs in new born with a ratio of 1 of 800 births. Nearly half of babies with Down Syndrome will develop cardiac abnormalities. The chromosome abnormalities obtained allow the babies to have cardiac defect by 50% chances. The research was conducted in RSUDZA Banda Aceh to see congenital heart disease events in children with Down syndrome period October 2010 - February 2014. Total sampling technique was used. 67 cases of Down Syndrome were found, with the number of 35 male patients and 32 female patients. Of these, about 52,2% of patients were suffering from congenital heart disease with male number higher than female. The average age children who suffer from Down syndrome congenital heart defects are the most common age

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

GAMBARAN PERKEMBANGAN PADA BALITA DENGAN PENYAKIT JANTUNG BAWAAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (FADHILLAH IDRIS, 2014)

PROFIL PENYAKIT JANTUNG BAWAAN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE SEPTEMBER-OKTOBER TAHUN 2012 (Aulia Rahmatun Nufus, 2015)

MODIFIKASI MODEL SUSCEPTIBLE-EXPOSED-INFECTED (SEI) UNTUK PEMODELAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (Wardatul Jannah, 2016)

HUBUNGAN PENGGGUNAAN STEROID DENGAN TEKANAN DARAH PADA ANAK SINDROM NEFROTIK DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN (ica rizky yanda, 2014)

HUBUNGAN USIA IBU DAN FAKTOR LINGKUNGAN SAAT HAMIL DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG BAWAAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Pretty Puspitasari, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy