//

KEMAMPUAN PENALARAN SPASIAL SISWA SMP DI BANDA ACEH MELALUI ELPSA FRAMEWORK

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang NANDA RAHMATULWAHIDAH - Personal Name

Abstrak/Catatan

Nanda Rahmatul Wahidah (2018). Kemampuan Penalaran Spasial Siswa SMP di Banda Aceh melalui ELPSA Framework Geometri merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa dalam matematika. Akan tetapi, kenyataanya di lapangan kemampuan ini masih tergolong rendah yang disebabkan rendahnya kemampuan penalaran spasial siswa. Penerapan pembelajaran ELPSA framework merupakan salah satu solusi untuk mengembangkan kemampuan penalaran spasial siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan penalaran spasial siswa serta dampaknya terhadap retensi melalui ELPSA framework. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan perangkat pembelajaran ELPSA framework. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini dipilih berdasarkan prosentase tes penalaran spasial yang dapat diselesaikan sehingga diperoleh delapan dari 25 siswa di salah satu SMP di Banda Aceh yang terdiri dari empat subjek untuk mengukur kemampuan penalaran spasial dan empat subjek untuk mengukur retensi. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara yang didahului dengan pemberian tes tertulis.Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keempat subjek mampu memanipulasi objek dalam pikiran untuk merubah bentuk D-3 menjadi D-2, namun satu diantaranya tidak mampu menentukan relasinya dengan tepat. Tiga dari empat subjek mampu membayangkan kemunculan objek dari perspektif berbeda. Selain itu, dua dari empat subjek mampu memvisualisasikan objek untuk menentukan jumlah kubus satuan yang terdapat pada bangun dan hanya satu subjek yang mampu membayangkan objek dari berbagai perspektif untuk menentukan luas permukaan tetapi tidak menggunakan ukuran yang diberikan. Dua dari empat subjek memiliki retensi dalam memanipulasi objek dalam pikiran untuk merubah objek D-3 menjadi D-2 serta menetukan relasinya, menentukan jumlah kubus satuan yang terdapat pada bangun, dan membayangkan kemunculan objek dari perspektif berbeda. Akan tetapi, dua dari empat subjek memiliki retensi membayangkan kemunculan objek hanya dari satu perspektif saja. Implikasi dari kajian ini yaitu pembelajaran melalui ELPSA framework dapat mengembangkan kemampuan dan retensi penalaran spasial. Kata Kunci: ELPSA Framework, Kemampuan, Penalaran Spasial, Retensi

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI MELALUI ELPSA FRAMEWORK BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA (LIZA RAHMAH, 2018)

PERKEMBANGAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSISI BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI ELPSA FRAMEWORK DI SMP (NURHALIMAH, 2016)

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP MELALUI ELPSA FRAMEWORK (Dessy Amalia, 2017)

PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MADRASAH TSANAWIYAH MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING (Listika Burais, 2016)

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI STATISTIKA MENGGUNAKAN ELPSA (EXPERIENCE, LANGUAGE, PICTORIAL, SYMBOL AND APPLICATION) FRAMEWORK PADA SISWA SMP (RAIHAN, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy