//

KONSENTRASI METABOLIT KORTISOL PADA GAJAH SUMATERA CAPTIVE DI LEMBAGA-LEMBAGA KONSERVASI GAJAH DI ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ROSA RIKA WAHYUNI - Personal Name
SubjectANIMAL HORMONES
ELEPHANTS - CONSERVATION TECHNOLOGY
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Veteriner Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

Penelitian ini bertujuan mengukur konsentrasi metabolit kortisol pada gajah sumatera captive di pusat konservasi gajah (PKG) dan conservation response unit (CRU) di Aceh secara non-invasif dan mengkaji korelasi antara konsentrasi metabolit hormon kortisol yang diperoleh dengan status kesejahteraan gajah-gajah tersebut. Feses segar sebanyak masing-masing (20 gram) dikumpulkan dari 25 ekor gajah yang berada di CRU dan PKG. Feses diambil pada pagi hari (sebelum satwa dimandikan) disertai pengamatan terhadap perilaku satwa. Seluruh feses dikumpulkan dan disimpan pada suhu -200C sampai saat proses analisa dengan teknik ELISA yang menggunakan kit kortisol komersial DRG Instruments GmbH Germany, catalog number EIA-1887. Hasil penelitian diperoleh rataan kadar kortisol pada gajah sumatera captive di lembaga-lembaga konservasi di aceh adalah pada komplek PKG 576,72 ± 29,37 ng/g, Hutan Seunapet 400,38 ± 28,86 ng/g, CRU Sampoiniet 435,41 ± 78,48 ng/g, CRU Cot Girek 418,88 ± 43,63 ng/g, CRU DAS Peusangan 517,49 ± 129,26 ng/g, CRU Meulaboh 401,76 ± 59,53 ng/g dan CRU Aceh Timur 424,68 ± 133,52 ng/g. Konsentrasi kortisol tertinggi terdapat pada gajah sumatera captive yang dipelihara di komplek PKG saree sedangkan konsentrasi kortisol terendah terdapat pada gajah sumatera captive yang dipelihara di Hutan Seunapat dan CRU Meulaboh. Perbedaan kadar kortisol yang diperoleh diduga terkait dengan perbedaan tingkat kesejahteraan gajah di lembaga konservasi yang diakibatkan oleh perbedaan ketersediaan/kondisi lahan dan pakan, terdapatnya ternak/satwa pengganggu serta peluang mengekspresikan prilaku alami.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERBANDINGAN WAKTU INKUBASI UNTUK ANALISIS HORMON STRES SECARA NON-INVASIF MENGGUNAKAN METODE ENZYME LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (REZA SAPUTRA, 2019)

PEMERIKSAAN KEBERADAAN TELUR DAN LARVA NEMATODA PASCA PEMBERIAN ANTHELMINTIK PADA GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI CONSERVATION RESPONSE UNIT (CRU) SAMPOINIET ACEH JAYA (Syafriza Harlianda, 2017)

PENGARUH SUHU INKUBASI TERHADAP KADAR METABOLIT HORMON KORTISOL PADA GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) (ERTA ERWAN SLAM, 2019)

KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI PUSAT KONSERVASI GAJAH (PKG) SAREE, ACEH BESAR (ayu andella agustina, 2016)

KADAR KALSIUM, FOSFOR, DAN MAGNESIUM DARAH GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI PUSAT KONSERVASI GAJAH SAREE ACEH BESAR (Harryanto Arlen, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy