//

KONSENTRASI METABOLIT KORTISOL PADA GAJAH SUMATERA CAPTIVE DI LEMBAGA-LEMBAGA KONSERVASI GAJAH DI ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ROSA RIKA WAHYUNI - Personal Name

Abstrak/Catatan

Penelitian ini bertujuan mengukur konsentrasi metabolit kortisol pada gajah sumatera captive di pusat konservasi gajah (PKG) dan conservation response unit (CRU) di Aceh secara non-invasif dan mengkaji korelasi antara konsentrasi metabolit hormon kortisol yang diperoleh dengan status kesejahteraan gajah-gajah tersebut. Feses segar sebanyak masing-masing (20 gram) dikumpulkan dari 25 ekor gajah yang berada di CRU dan PKG. Feses diambil pada pagi hari (sebelum satwa dimandikan) disertai pengamatan terhadap perilaku satwa. Seluruh feses dikumpulkan dan disimpan pada suhu -200C sampai saat proses analisa dengan teknik ELISA yang menggunakan kit kortisol komersial DRG Instruments GmbH Germany, catalog number EIA-1887. Hasil penelitian diperoleh rataan kadar kortisol pada gajah sumatera captive di lembaga-lembaga konservasi di aceh adalah pada komplek PKG 576,72 ± 29,37 ng/g, Hutan Seunapet 400,38 ± 28,86 ng/g, CRU Sampoiniet 435,41 ± 78,48 ng/g, CRU Cot Girek 418,88 ± 43,63 ng/g, CRU DAS Peusangan 517,49 ± 129,26 ng/g, CRU Meulaboh 401,76 ± 59,53 ng/g dan CRU Aceh Timur 424,68 ± 133,52 ng/g. Konsentrasi kortisol tertinggi terdapat pada gajah sumatera captive yang dipelihara di komplek PKG saree sedangkan konsentrasi kortisol terendah terdapat pada gajah sumatera captive yang dipelihara di Hutan Seunapat dan CRU Meulaboh. Perbedaan kadar kortisol yang diperoleh diduga terkait dengan perbedaan tingkat kesejahteraan gajah di lembaga konservasi yang diakibatkan oleh perbedaan ketersediaan/kondisi lahan dan pakan, terdapatnya ternak/satwa pengganggu serta peluang mengekspresikan prilaku alami.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI PUSAT KONSERVASI GAJAH (PKG) SAREE, ACEH BESAR (ayu andella agustina, 2016)

PEMERIKSAAN KEBERADAAN TELUR DAN LARVA NEMATODA PASCA PEMBERIAN ANTHELMINTIK PADA GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI CONSERVATION RESPONSE UNIT (CRU) SAMPOINIET ACEH JAYA (Syafriza Harlianda, 2017)

KADAR ALBUMIN DAN GLOBULIN DARAH GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI PUSAT KONSERVASI GAJAH (PKG)SAREE, ACEH BESAR (Abdul Rahman, 2016)

PENANGANAN PAPILLOMA DENGAN METODE KAUTERISASI PADA GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI PUSAT KONSERVASI GAJAH TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS LAMPUNG (FERNANDO JOSE IMMANUEL CLINTON SITUMORANG, 2018)

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ENTERIK PADA FESES GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI PUSAT KONSERVASI GAJAH (PKG) SAREE ACEH BESAR (Fadli Amri, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy