//

ANALISIS DAMPAK REHABILITASI JARINGAN IRIGASI TERSIER TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN ACEH BESAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Evariani - Personal Name
SubjectINCOME - AGRICULTURAL INDUSTRIES
FARMERS
IRRIGATION - AGRICULTURE
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Agribisnis Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

Fungsi dari irigasi ini sangatlah penting didalam dunia pertanian. Irigasi dimanfaatkan oleh petani khususnya petani padi sawah untuk mengairi dan menjaga kecukupan air di lahan sawah mereka. Sejak dulu system irigasi ini sudah berkembang, mungkin masih sedikit berbeda pada kualitas dan sistem pengelolaannya, Kabupaten Aceh Besar memiliki luas lahan sawah 31.998,0 Ha dan lahan yang memiliki irigasi berjumlah 20.275 Ha. Dengan banyaknya program rehabilitasi jaringan irigasi yang bertujuan untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani maka peneliti perlu melakukan penelitian tentang Dampak Rehabilitasi Jaringan irigasi Tersier Terhadap Pendapatan Petani di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak rehabilitasi jaringan irigasi tersier terhadap pola tanam, produksi padi sawah, pendapatan petani dan Break Event Point (BEP) dari kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi tersier dan di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode purposive sampling(sengaja) berdasarkan pada pertimbangan petani disekitar lokasi penelitian menerima bantuan rehabilitasi jaringan irigasi tersier dana APBN Tahun Anggaran 2016, untuk analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif berupa analisis t test, R/C Rasio dan Analisis Break Event Point. Hasil penelitian ini menunjukkkan rehabilitasi jaringan irigasi tersier tidak berdampak terhadap perubahan pola tanam tetap 2 kali dalam setahun yaitu MT I (Musim hujan) dan MT II (Musim Gadu) tetapi dalam hal pengolahan tanah, penanaman dan pemanenan sesudah rehabilitasi jaringan irigasi tersier sudah menggunakan teknologi seperti penanaman padi dengan sistem SRI dan legowo super dan pemanenan dengan menggunakan Combine Harvester. Rehabilitasi jaringan irigasi tersier berdampak terhadap peningkatan produksi padi sawah dari 3.783 kg/Ha/MT menjadi 7.331 Kg/Ha/MT dan peningkatan pendapatan petani padi sawah dari Rp. 11.479.638/Ha/MT menjadi 29.383.311/Ha/MT di Kabupaten Aceh Besar dan secara ekonomis sebelum dan sesudah adanya rehabilitasi jaringan irigasi tersier R/C rasio sama-sama menunjukkan lebih besar dari 1, dengan artian usahatani layak dijalankan, namun sesudah adanya rehabilitasi jaringan irigasi tersier pendapatan petani margin labanya lebih besar yakni dari 2 menjadi 5,38. Dari hasil analisis Break event point (BEP) menunjukkan tahun 2015 sebelum kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier untuk berada pada titik impas petani harus menghasilkan produksi sebesar 22.465 kg. Sedangkan setelah rehab pada Tahun 2017 petani untuk berada pada titik impas harus menghasilkan produksi atau break even point sebesar 8.263 kg. Apabila Penerimaan Petani kurang dari Break even point maka program rehabilitasi jaringan irigasi tersier tidak membawa dampak yang positif untuk petani disekitar area program. Dari hasil Break even point sesudah Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier terdapat selisih 14.202 kg dimana nilai untuk mencapai BEP sesudah Rehabilitasi lebih rendah. Hal ini disebabkan dengan semakin baiknya sarana penunjang untuk mencukupi ketersediaan air untuk usahatani padi maka penggunaan input produksi semakin rendah dan hasil produksi padi dan pendapatan petani makin meningkat pula.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH VARIABEL-VARIABEL PENYULUHAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATENPIDIE JAYA (YUNIS, 2016)

PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PETANI PEREMPUAN DI KABUPATEN ACEH BESAR (Desi Ade Trya, 2017)

ANALISIS PENDAPATAN DAN KONTRIBUSI USAHATANI PERKEBUNAN KARET RAKYAT TERHADAP PENDAPATAN RNRUMAH TANGGA PETANI DI DESA WONOSARI RNKABUPATEN ACEH TAMIANG (Hidayatullah Akbar, 2014)

EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN LANGSUNG MASYARAKAT-PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (BLM-PUAP)DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN ANGGOTA GAPOKTAN USAHATANI PADI DI KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR (Syahzibal, 2014)

ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN IRIGASI DI DESA BARABUNG KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Isnaniati, 2013)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy