//

MODEL MATEMATIKA VAKSINASI ANAK BERDASARKAN KELOMPOK UMUR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Yesi Budaya Sari - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian ini berkaitan dengan analisa model Susceptible Affected Infected Recovery (SAIR) untuk tiga jenis vaksin dalam menanggulangi penyebaran penyakit Hepatitis A, Hepatitis B, dan Polio dengan memperhatikan faktor umur.Kelompok umur yang diteliti berada pada interval 0 sampai 14 tahun. Padakelompok umur ini, individu lebih mudah terserangpenyakit menular, oleh karena itu peneliti menerapkan model SAIR untuk mengkajinya. Model SAIR pada penelitian ini berupa sitem persamaan diferensial linier dan homogen yang diselesaikan dengan menentukan nilai eigen dan vektor eigen. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai persentase individu terinfeksi penyakit (l) sangat mempengaruhi perubahan jumlah individu pada kelompok susceptible. Perubahan jumlah individu pada kelompok affected dan infected dipengaruhi oleh nilai persentase individu terinfeksi penyakit (l) dan nilai persentase kesembuhan (g,b). Perubahan jumlah individu pada kelompok recovery juga sangat dipengaruhi oleh l,g dan b. Selain itu, untuk penyakit hepatitis A dan polio pada anak dengan kelompor umur nol tahun sampai satu tahun merupakan kelompok paling rentan terhadap penyakit. Sedangkan pada penyakit hepatitis B anak pada kelompok umur empat tahun sampai 14 tahun merupakan kelompok yang paling rentan terhadap penyakit. Namun, jumlah populasi yang terinfeksi penyakit pada kelompok yang mendapatkan vaksin lebih sedikit dibandingkan dengan populasi yang tidak mendapatkan vaksin. Kata kunci:sistem persamaan diferensial, vaksinasi, model SAIR ABSTRACT This research deals with an anlysis of Susceptible Affected Infected Recovery (SAIR) model for three types of vaccines to ward off the spread of Hepatitis A, Hepatitis B and Polio by considering age groups. The interval of the age groups studied is from 0 to 14 years. In this age interval, an individual is more vulnarable to get infected by contagious disease. Therefore, this study employs SAIR model to solve the problem. SAIR model in this study is a differential linear equation system and a homogeneous system which are solved by determining the eigen value and eigen vector. The results reveal that the probability of infection (l) significantly affects the number of individuals who are susceptible. The number of individuals in affected group and infected group are influenced by the percentage of individuals infected (l) and the percentage of recovery(g,b). The number of individuals of recovery group is also significantly influenced by l,g and b. Besides, zero to one year old group is a group that is greatly susceptible with the Hepatitis A and Polio diseases, while the four to 14 year old group is greatly susceptible with Hepatitis B disease. However, the number of infected population in a group that is vaccinated is fewer than the group that is not vaccinated. Key word:differential equation system, vaccination, SAIR modeling

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MODEL EPIDEMI SEIV TERHADAP PENGARUH PEMBERIAN VAKSINASI PADA PENYEBARAN PENYAKIT POLIO (Ratna Juwita, 2018)

MODEL MATEMATIKA VAKSINASI ANAK BERDASARKAN KELOMPOK UMUR (Yesi Budaya Sari, 2018)

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK SD NEGERI 67 KOTA BANDA ACEH (Silvia Dwi Asti, 2014)

MODEL MATEMATIKA JUMLAH PEMAKAI NARKOBA DENGAN PROGRAM REHABILITASI UNTUK PEMAKAIAN RINGAN DAN BERAT (Juli Parman, 2018)

ANALISA PENYEBARAN PENYAKIT TUBERCULOSIS TIPE SEIR (Sriwahyuni, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy