//

PENGARUH SUBSTITUSI ADITIF DAN AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI YANG DIRENDAM PADA AIR TAWAR, AIR ASIN, DAN DITANAM DI DALAM TANAH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Candra Pazlan - Personal Name

Abstrak/Catatan

Sebagai bahan konstruksi, beton merupakan pilihan utama yang digunakan dalam berbagai macam konstruksi bangunan sipil, terutama sebagai elemen struktur. Hal ini disebabkan karena beton mudah diperoleh dan pengerjaanya pun relatif mudah, Salah satu kelemahan dari beton adalah bertambahnya volume dari beton yang langsung bersentuhan dengan tanah maupun air laut. Cara untuk mengurangi kelemahan ini adalah dengan menggunakan FAS rendah dan menggunakan bahan tambah pada perencanaan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton terhadap benda uji silinder berukuran 15 cm x 30 cm pada lingkungan yang direndam pada air tawar, air asin dan ditanam di dalam tanah. Adapun tinjauan masalah dari penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh kuat tekan beton dengan campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%), abu cangkang sawit sebagai substitusi semen (15%), fly ash batu bara sebagai substitusi semen (15%), pasir pozzolan sebagai substitusi agregat halus (10%), kerak boiler cangkang sawit sebagai substitusi agregat halus (20%), kerak boiler cangkang sawit sebagai substitusi agregat kasar (40%), dan beton mutu tinggi tanpa material substitusi (normal) dengan umur beton selama 56 hari, 84 hari, dan 112 hari. Jumlah benda uji pada penelitian ini adalah 189 buah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai kuat tekan beton mutu tinggi menggunakan campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%) sebesar 4,2% pada umur perawatan 112 hari dan campuran pasir pozzolan sebagai substitusi agregat halus (10%) sebesar 0,9% pada umur perawatan 112 hari untuk perawatan di air tawar terhadap beton tanpa material substitusi (normal). Untuk air asin campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%) mengalami peningkatan sebesar 1,2% pada umur perawatan 56 hari; 4,9% pada umur perawatan 84 hari; dan 4,7% pada umur perawatan 112 hari terhadap beton tanpa material substitusi (normal). Untuk campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%) yang ditanam didalam tanah mengalami peningkatan pada campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%) sebesar 0,2% pada umur perawatan 56 hari dan 0,4% pada umur perawatan 84 hari terhadap beton tanpa material substitusi (normal).

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

STUDI KUAT TARIK BELAH BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN SUBSTITUSI ADITIF SEBAGAI PENGGANTI SEMEN DAN SUBSTITUSI AGREGAT YANG DIEKSPOS PADA LINGKUNGAN AGRESIF (Anggi Warmi, 2017)

APLIKASI TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DAN BAHAN TAMBAH TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON NORMAL (SRI HANDAYANI, 2018)

ANALISIS KUAT TEKAN BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN FLY ASH BATU BARA SEBAGAI ADITIF DAN BIJIH BESI SEBAGAI FILLER (STUDI KOMPARASI UKURAN AGREGAT MAKSIMUM 5 MM DAN 10 MM) (Yuliana, 2018)

PENGARUH PENGGUNAAN SUBSTITUSI ADITIF, AGREGAT HALUS, AGREGAT KASAR DAN PENAMBAHAN FILLER BIJIH BESI TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAKTILITAS BETON MUTU TINGGI HYBRID (Fauzan Z, 2017)

PENGARUH PENGGUNAAN ADITIF, SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DAN AGREGAT KASAR SERTA FILLER TERHADAP KUAT TEKAN DAN MODULUS ELASTISITAS BETON MUTU TINGGI (rika fadhli, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy