//

MODIFIKASI RESEP KUE BANGKIT DENGAN PENAMBAHAN LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA, L)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Raufiza Mizza - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Raufiza Mizza. 2017. “Modifikasi Resep Kue Bangkit dengan Penambahan Labu Kuning (Cucurbita moschata, L)”. Skripsi, Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (Tata Boga), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dr. Izwani, MA., (2) Yuli Heirina Hamid, S.Pd., M.Si. Kata kunci: modifikasi resep, kue bangkit, labu kuning. Kue Bangkit adalah salah satu kue tradisional nusantara yang bahan dasarnya tepung tapioka. Labu kuning adalah buah yang dapat digunakan sebagai tambahan dalam aneka kue. Selain mudah didapat dan lebih ekonomis, labu kuning memiliki tingkat karotenoid yang sangat tinggi dan bermanfaat dalam penyembuhan radang, gangguan ginjal, demam serta diare. Penambahan labu kuning dalam kue bangkit ini dapat menjadi salah satu modifikasi penganan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengaruh penambahan labu kuning terhadap karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) pada kue bangkit, (2) mengetahui pengaruh penambahan labu kuning terhadap tingkat penerimaan konsumen pada kue bangkit, (3) menghitung jumlah kalori kue bangkit dengan penambahan labu kuning serta (4) mengetahui pengaruh penambahan labu kuning terhadap mutu simpan kue bangkit. Uji pengamatan (Sensory Evaluation) terhadap kue bangkit labu kuning dilakukan oleh narasumber sedangkan uji penerimaan (Acceptability Test) untuk melihat karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) oleh panelis konsumen. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Tata Boga, Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh. Perhitungan jumlah kalori kue bangkit labu kuning dilaksanakan di laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Unsyiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Data analisis dilakukan dengan uji LSD (Least Significant Different) pada taraf signifikansi 0,05 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan uji pengamatan oleh narasumber terhadap kue bangkit labu kuning yaitu Cp1 (23,75) lebih disukai oleh narasumber dan panelis konsumen. Tingkat penerimaan konsumen terhadap kue bangkit labu kuning (Cp1) dengan berat 10 gr, komposisi kalorinya; karbohidrat 95,53%, lemak 15,99%, protein 3,13% dengan total kalori sebanyak 538,55 kalori. Mutu simpan kue bangkit labu kuning pada hari ke 12 teksturnya masih rapuh tetapi dari segi aroma berbau tengik (rancid).

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENAMBAHAN LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA L) TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN DAYA TERIMA KONSUMEN PADA DODOL (Muslimah, 2014)

STANDARISASI RESEP KUE BHOI DENGAN PENCAMPURAN TEPUNG LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA,L) (CUT PUTRI BALKIS, 2015)

PEMBUATAN BIOPLASTIK DARI KITOSAN DAN PATI LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) DENGAN MINYAK JARAK (CASTOR OIL) SEBAGAI PEMLASTIS (Munandar, 2017)

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG LABU KUNING(CUCURBITA MOSCHATA) DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP KUALITAS WARNA IKAN MASKOKI (CARASSIUS AURATUS) (Sausan Nazhira, 2017)

PENGARUH JENIS LABU KUNING DAN RASIOTEPUNG TERIGU DAN TEPUNG LABU KUNING PADA PEMBUATAN MIE DAN BASAH (sabila, 2013)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy