//

APLIKASI METODE VERY LOW FREQUENCY (VLF) UNTUK IDENTIFIKASI STRUKTUR DANGKAL ZONA SESAR PADA SEGMEN SEULIMEUM DI COT ABEUK,PULAU WEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Intan Maharani - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Pulau Weh merupakan salah satu pulau vulkanik yang terbentuk di dalam suatu segmen depresi dari jalur The Great Sumatran Fault diujung barat laut Sumatra. Proses tersebut dapat mengakibatkan terjadinya bencana alam berupa gempa bumi. Segmen sesar aktif dengan aktivitas tektonik yang masih sangat jarang adalah segmen Seulimeum, yang menerus hingga ke Pulau Weh, Sabang. Akumulasi energi dapat saja terjadi pada segmen Seulimeum tersebut. Oleh sebab itu perlu dilakukan kajian mengenai sejarah gempa bumi purba untuk mengetahui periode ulang gempa bumi. Salah satu cara untuk mengidentifikasi periode ulang gempa bumi yaitu berdasarkan rupture pada struktur sesar dangkal. Salah satu metode geofisika yang dapat digunakan untuk menentukan patahan dangkal yaitu metode elektromagnetik Very Low Frequency (VLF-EM). Penelitian terkait struktur sesar dangkal telah dilakukan di kawasan Cot Abeuk Pulau Weh, Sabang. Lintasan pengukuran dibuat dua lintasan dengan panjang lintasan pertama 89 m dan lintasan kedua 60 m memotong jalur sesar patahan Sumatra di Pulau Weh. Jarak antara kedua lintasan 24,5 m dan jarak antar titik pengukuran 1 m. Pada penelitian ini data in-phase dan out-of-phase medan magnetik diukur pada dua stasiun pemancar gelombang elektromagnetik, yaitu NDT (17,4 kHz.) dan JJI Japan (22,2 kHz.). Secara umum respon data pada dua frekuensi yang berbeda menunjukkan pola respon yang sama. Gambaran struktur bawah permukaan didapatkan berdasarkan nilai rapat muatan dari software Karous Hjelt. Hasil analisa menunjukkan adanya zona konduktif dan resistif. Kontras area resistif dan konduktif secara vertikal menunjukkan adanya rekahan di bawah permukaan. Kata Kunci: Very Low Frequency, In-phase, Out-of-phase, Rupture ABSTRACT Weh Island is one of the volcanic islands formed within a depressed segment of the Great Sumatran Fault line in Northwest Sumatran. The process could cause natural disasters in the form of earthquakes. An active fault segment with very rare tectonic activity is a continues segment of Seulimeum to Weh Island, Sabang. Energy accumulation could occur in the Seulimeum segment. It is necessary to study the history of ancient earthquakes to determine the period of the earthquake. One way to identify the earthquake repetition period is based on the rupture of a shallow fault structure. One of the geophysical methods that can be used to determine the superficial fracture is the Very Low Frequency (VLF-EM) Electromagnetic method. A study of shallow fault structures has been conducted in area Cot Abeuk Weh island, Sabang. There were two measurement lines with the first line of 89 m and the second line of 60 m crossing the line of Sumatran fault on Weh Island. The distance between the two lines is 24.5 m and the distance between the measuring point is 1 m. In this study, in-phase and out-of-phase magnetic field data were measured on two electromagnetic wave Transmitters station, i.e NDT (17.4 kHz.) and JJI Japan (22.2 kHz.). In general the data response on two different frequencies shows the same response pattern. An overview of the subsurface structure is obtained based on the value of the charge density of the software Karous Hjelt. The analysis results show the existence of conductive and resistive zones. The contrast of the resistive and conductive areas vertically indicates a fracture below the surface. Keywords: Very Low Frequency, In-phase, Out-of-phase, Rupture

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

IDENTIFIKASI SESAR SUMATRA SEGMEN ACEH BERDASARKAN METODE GRAVITASI 2D (Mutia Farza, 2015)

SIMULASI PENJALARAN GELOMBANG TSUNAMI MENGGUNAKAN MODEL COMCOT YANG TERJADI DI KAWASAN SESAR ACEH DI PERAIRAN PEUKAN BADA ACEH BESAR (Ilham Fajri, 2015)

ANALISIS ATRIBUT SEISMIK UNTUK MENENTUKAN ZONA SESAR DI LAPANGAN “NILAM” CEKUNGAN TARAKAN KALIMANTAN UTARA (Rahmat Maulana, 2016)

IDENTIFIKASI STRUKTUR DANGKAL PADA ZONA PATAHAN DI GAMPONG COT ABEUK, PULAU WEH BERDASARKAN METODE GRAVITASI (CHINTIA GIOVANY, 2018)

PENENTUAN MODEL KECEPATAN LOKAL 1-D DAN RELOKASI GEMPA SUSULAN PIDIE JAYA 2016 UNTUK MEMPELAJARI SESAR PIDIE JAYA (NANI AMEL LIA, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy