//

PENGARUH PENGGUNAAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN MORTAR DENGAN MENGGUNAKAN PASIR LAUT PADA FAS 0,4 DAN 0,45

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Wirya Ambeg Nugrha. S - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Mortar merupakan campuran pasir, air, dan bahan pengikat seperti semen portland, tanah liat, atau yang lainnya, yang digunakan untuk kebutuhan konstruksi seperti bahan pengikat antar bata, untuk menutup permukaan beton yang tidak rata, atau untuk menyalurkan beban. Agregat yang digunakan yaitu pasir laut dimana pasir laut sebagai salah satu jenis material yang memiliki ketersediaan kuantitas yang besar, namun secara kualitas masih perlu diteliti lebih lanjut terhadap mutu mortar. Pasir laut menjadi pilihan yang banyak digunakan oleh masyarakat pesisir dan kepulauan. Meski pemakaian pasir laut ini memiliki beberapa kekurangan seperti menyebabkan korosi pada tulangan. Dalam penelitian ini digunakan bahan tambah superplasticizer, yang dimaksudkan untuk menambah kekuatan mortar serta mengurangi jumlah konsumsi air pada mortar. Penggunaan superplasticizer digunakan untuk meningkatkan proses penyatuan/kohesi dan dapat memadat dengan sendirinya atau self-compacting. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan mortar dengan menggunakan pasir laut dan bahan tambah superplasticizer. Faktor pembanding dalam penelitian ini adalah jumlah bahan tambah superplasticizer tersebut dengan jumlah penggunaan antara 0-2%. Pengujian dilakukan pada saat benda uji berumur 7, 14, dan 28 hari dengan menggunakan FAS 0,40 dan 0,45 dengan jumlah benda uji 45 buah kubus untuk masing-masing FAS dengan ukuran 5 x 5 x 5 cm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mortar menggunakan variasi superplasticizer pada jumlah 1% lebih baik dari pada 2 % dan 0% terhadap kuat tekan. Pada FAS 0,4 nilai kuat tekan terbesar pada umur 7 hari diperoleh dari mortar dengan variasi superplasticizer sebesar 2 % yaitu 35,9 MPa, sedangkan pada umur 14 hari diperoleh dari variasi superplasticizer sebesar 1% yaitu 63,79 MPa dan pada umur 28 hari yaitu 67,1 MPa. Sedangkan pada FAS 0,45 nilai kuat tekan terbesar pada umur 7 hari diperoleh dari mortar dengan variasi superplasticizer sebesar 1 % yaitu 38,55 MPa, sedangkan pada umur 14 hari yaitu 40,96 MPa dan pada umur 28 hari yaitu 46,35 Mpa. Kata Kunci : Pasir Laut, Mortar, Superplastisizer, Kuat Tekan

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN TAMBAH SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MORTAR DENGAN FAS 0,55 (Ishak, 2018)

PENGARUH BAHAN TAMBAH SUPERLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MORTAR DENGAN FAS 0,40 (MUHAMMAD BAHREASI HUTAMI, 2018)

PENGARUH BAHAN TAMBAH SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MORTAR DENGAN FAS 0.5 (SAILLY LUCYANA, 2018)

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN TAMBAH SUPERLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MORTAR DENGAN FAS 0,45 (MUHDA SYAFRIWAN, 2018)

PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DENGAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN SEMEN PC (Reza Wahyudi, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy