//

ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN TRANS KOETARADJA MENGGUNAKAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING PADA KORIDOR IV(PUSAT KOTA - AJUN - LHOKNGA)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang TJUT RIZQI MAYSYARAH HADI - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Transportasi merupakan salah satu sektor yang mengalami peningkatan seiring dengan jalannya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keterbatasan prasarana jalan dan tingginya permintaan perjalanan mengakibatkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Untuk meminimalkan dampak negatif kemacetan salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan pengalihan dari moda transportasi pribadi ke moda angkutan umum. Langkah ini telah ditempuh di Provinsi lain di Indonesia termasuk Aceh yaitu Bus Trans Koetaradja. Untuk menilai kebijakan ini tepat sasaran maka kajian dari masyarakat/pengguna (bottom up) perlu dilakukan guna mendapatkan informasi-informasi penting dari pengguna Trans Koetaradja. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat pandangan/persepsi masyarakat sekaligus akseptasi publik terhadap kebijakan transportasi Trans Koetaradja terutama pada koridor IV (Pusat Kota – Ajun - Lhoknga). Responden yang dipilih adalah masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di daerah koridor IV seperti siswa, mahasiswa, ibu rumah tangga, pegawai dan masyarakat lainnya. Metode pengambilan data yang digunakan adalah Stated Preference (SP) dengan jumlah 170 responden dengan penyebaran kuisioner. Penerimaan persepsi masyarakat terdapat kebijakan Trans Koetaradja sebesar 92% sedangkan penolakan untuk kebijakan Trans Koetaradja sebesar 8%.Pengolahan dan analisa data menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM), khususnya metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) menghasilkan model pengukuran “penghambatan kebebasan bergerak” yang signifikan mempengaruhi “akseptasi kebijakan Trans Koetaradja” (t-value = -3,522). Indikator pada PKB adalah faktor-faktor yang mempengaruhi akseptasi kebijakan Trans Koetaradja. Berbagai indeks ketepatan model Structural Equation Modelling (SEM) yaitu Root Mean square Residual (RMR = 0,051) yang nilainya sedang dan diterima. Adjusted Goodness of Fit Index (AGFI = 0,740) memiliki nilai yang sedang dan dapat diterima. Goodness of fit index (GFI = 0,812) juga memiliki nilai yang sedang. Kata Kunci : model CFA, persepsi masyarakat, akseptasi publik, stated preference, trans koetaradja

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PEMODELAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN TRANS KOETARADJA (STUDI KASUS PUSAT KOTA – MATA IE DAN PUSAT KOTA – AJUN – LHOKNGA) (Muhammad Merfazi, 2018)

ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN TRANS KOETARADJA MENGGUNAKAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING (SEM) PADA KORIDOR III (PUSAT KOTA – MATA IE) (RAHMA DANI, 2018)

PENERAPAN MODEL MIMIC UNTUK MENGKAJI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN TRANS KOETARADJA DI KORIDOR I (PUSAT KOTA - DARUSSALAM) MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN TRANS KOETARADJA DI KORIDOR I (PUSAT KOTA - DARUSSALAM) (Khalida Surya, 2016)

PEMODELAN PENERIMAAN MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN BUS TRANS KOETARADJA DI KORIDOR I APK KEUDAH – DARUSSALAM) (Rafita Varia Nensis, 2016)

KAJIAN PELAYANAN SARANA DAN PRASARANA BUS TRANS KOETARADJA DI KAWASAN KAMPUS DARUSSALAM (Teuku M Kautsar, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy