//

PENGEMBANGAN KECERDASAN VISUAL-SPASIAL ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN LABIRIN DI PAUD JANTONG HATEE MA KABUPATEN BIREUEN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nanda Safira - Personal Name
SubjectEDUCATIONAL PSYCHOLOGY
EARLY CHILHOOD EDUCATION
Bahasa Indonesia
Fakultas PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRGA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Nanda, Safira. Pengembangan Kecerdasan Visual-Spasial Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Labirin di Paud Jantong Hatee Ma Kabupaten Bireuen. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M. Yusuf Azis, M.Pd (2) Dra. Yuhasriati, M.Pd Kata kunci: kecerdasan visual-spasial, permainan labirin Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan visual-spasial anak usia 5-6 tahun melalui permainan labirin di PAUD Jantong Hatee Ma. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana menerapkan permainan labirin bagi anak usia 5-6 tahun untuk mengembangkan kecerdasan visual-spasial di PAUD Jantong Hatee Ma?. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di kelas TK kelompok B yang berjumlah 8 orang anak yang terdiri atas 5 orang anak perempuan dan 3 orang anak laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi dan unjuk kerja. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan diolah menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pengembangan kecerdasan visual-spasial anak kelas TK kelompok B di PAUD Jantong Hatee Ma. Hal ini dapat dilihat dari hasil data yang telah dikumpulkan yaitu pada prasiklus sebelumnya terhadap 9 anak yang belum berkembang (BB) atau 81.8% dan 2 anak yag mulai berkembang (MB) atau 18%, pada siklus I dan siklus II frekuensi anak yang belum berkembang sudah tidak ada lagi, akan tetapi pada siklus II anak yang masuk kedalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH) sudah lebih meningkat dari pada prasiklus jika dikalkulasi mencapai hingga 54.5%. Pada siklus II sendiri anak yang masuk kedalam kategori berkembang dengan sangat baik sampai pada 72.7% atau 7 orang anak. Disimpulkan, bahwa melalui permaian labirin dapat mengembangkan kecerdasan visual-spasial anak usia 5-6 tahun di PAUD Jantong Hatee Ma Gampong Karieng Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada guru yang mengajar di PAUD Jantong Hatee Ma agar dapat lebih memperhatikan kecerdasan visual-spasial dan permainan labirin dapat diterapkan di PAUD lebih kurang sebulan sekali.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGEMBANGAN KECERDASAN KINESTETIK PADA ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN ENGKLEK DI PAUD NURUL IMAN DARUSSALAM-BANDA ACEH (Husna Dewi, 2018)

MENGEMBANGKAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL SOM-SOM ANEUK DI PAUD NURUL HIDAYAH KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Misna Hanum, 2018)

PENGEMBANGAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG TEMPURUNG KELAPA DI PAUD MADANI GAMPONG ATEUK JAWO KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH (Desi Lestari, 2016)

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN LOMPAT TALI DI PAUD NURUL HIDAYAH KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Wirra Arrahmah, 2018)

MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN PLASTISIN DI PAUD NURUL HIDAYAH DESA LAMPUUK KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Dila Fazilah, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy