//

ANALISIS SISA MATERIAL PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang JULSENA - Personal Name

Abstrak/Catatan

ANALISIS SISA MATERIAL PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH Oleh: Julsena NIM. 1509200060068 Komisi Pembimbing: 1. Dr. Ir. Abdullah, M.Sc 2. Dr. Anita Rauzana, ST, MT ABSTRAK Material mempunyai persentase cukup besar yaitu 50-70% dari total biaya proyek. Pengelolaan yang baik dapat mengurangi terjadinya sisa material yang berlebihan. Sisa material yang belum terindentifikasi, akan membuat kontraktor tidak mengetahui berapa persentase kerugian yang ditimbulkan oleh sisa material yang ada di lokasi proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifkasi faktor dominan yang menyebabkan terjadinya sisa material, dan menganalisis hubungan serta pengaruh antara faktor-faktor sisa material terhadap biaya proyek konstruksi gedung di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode gabungan (mixed method), yang memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Responden ditujukan pada project manager dari perusahaan kontraktor bidang gedung dengan sub bidang BG004 mulai dari kualifikasi menengah (M1, M2), dan besar (B1). Berdasarkan data lembaga LPJK tahun 2017 jumlah perusahaan kontraktor diperoleh sebanyak 215 perusahaan, dengan menggunakan rumus Slovin maka sampel penelitian diperoleh sebanyak 68 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Dari 68 perusahaan yang dipilih, biaya kontruksi berkisar Rp. 588.000.000 sampai dengan Rp. 30.251.965.000, dengan masa pelaksanaan mulai dari tahun 2010-2017. Pengolahan data terdiri dari uji validitas, dan reliabilitas, sedangkan analisa data terdiri dari analisis deskriptif, korelasi sederhana dan regresi linear berganda melalui software Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sisa material dominan yang terjadi selama pelaksanaan proyek konstruksi gedung di Provinsi Aceh adalah faktor residual dengan mean sebesar 4,729. Faktor desain, pengadaan, penanganan, dan pelaksanaan mempunyai hubungan yang rendah dengan koefisien Spearman sebesar 0,260, 0,295, 0,373, dan 0,296, sementara faktor residual mempunyai hubungan yang sangat rendah dengan koefisien Spearman sebesar 0,130 terhadap biaya proyek konstruksi gedung di Provinsi Aceh. Faktor desain, pengadaan, penanganan, pelaksanaan, dan residual semuanya berpengaruh signifikan terhadap biaya proyek konstruksi gedung di Provinsi Aceh dengan nilai thitung > ttabel dan nilai signifikansi < 0,05. Kata Kunci: Sisa material, biaya proyek, residual, Provinsi Aceh

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PEMBOROSAN MATERIAL (MATERIAL WASTE) DALAM PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH (M. Hafidh Kamal, 2016)

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR RISIKO WAKTU TERHADAP BIAYA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH (MUHAMMAD TAUFIK, 2018)

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG (STUDI KASUS PADA DINAS CIPTA KARYA WILAYAH KERJA KOTA BANDA ACEH) (Ilham Fadhillah Srg, 2016)

ANALISIS FAKTOR - FAKTOR DOMINAN PEKERJAAN ULANG (REWORK) PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDA ACEH (zulfikar, 2014)

FAKTOR-FAKTOR PERTIMBANGAN PENERAPAN TEKNOLOGI PRECAST TERHADAP KINERJA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH (Rusli Z, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy