//

GAMBARAN LEUKOSIT DARAH KUCING KAMPUNG (FELIS DOMESTICA) DAN KUCING PERSIA (FELIS CATUS) YANG MENDERITA DERMATOFITOSIS

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Selvy Yunizar - Personal Name
SubjectCELLS
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS KEDOKTERAH HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

GAMBARAN LEUKOSIT DARAH KUCING KAMPUNG (Felis domestica) DAN KUCING PERSIA (Felis catus) YANG MENDERITA DERMATOFITOSIS ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran leukosit darah kucing persia (Felis catus) dan kucing kampung (Felis domestica) yang menderita Dermatofitosis. Penelitian ini menggunakan 3 ekor kucing persia (Felis catus) yang menderita dermatofitosis dan 3 ekor kucing kampung (Felis domestica) yang menderita Dermatofitosis. Sampel darah di ambil melalui vena cephalica antebrachii sebanyak 1 ml, selanjutnya darah diperiksa dengan menggunakan haematology analyzer dan dibuat preparat ulas darah tipis untuk dilakukan penghitungan diferensial leukosit menggunakan pewarnaan Giemsa. Rata-rata hasil pemeriksaan leukosit total dan diferensial leukosit pada kucing kampung (Felis domestica) dan kucing persia (Felis catus) pada masing-masing kelompok adalah leukosit total 13.83±4.88 x103 sel/µl dan 21.70±8.32 x103 sel/µl. Limfosit 1.41±0.52 x103 sel/µl dan 5.50±3.81 x103 sel/µl. Monosit 1.82±0.96 x103 sel/µl dan 1.95±0.75 x103 sel/µl. Neutrofil 9.57±5.02 x103 sel/µl dan 13.23±5.06 x103 sel/µl. Basofil 0.63±0.78 x103 sel/µl dan 0.63±0.36 x103 sel/µl. Eosinofil 0.42±0.15 x103 sel/µl dan 0.38±0.11 x103 sel/µl. Hasil uji t-test darah kucing kampung dan kucing persia yang menderita dermatofitosis dengan kucing normal sesuai referensi menunjukkan perbedaan yang signifikan (p< 0.05) pada jumlah limfosit kucing persia dan eosinofil kucing kampung. Untuk hasil uji T-test antara kucing kampung dan kucing persia yang menderita dermatofitosis terdapat perbedaan yang sangat nyata (p< 0.05) pada jumlah limfosit. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan pada gambaran leukosit darah kucing persia (Felis catus) dan kucing kampung (Felis domestica) yang menderita dermatofitosis.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PROFIL DARAH KUCING LOKAL (FELIS CATUS) SELAMA KESEMBUHAN DISTANT FLAPS (Akbar Muzaky, 2019)

PENGARUH KETAMIN – XYLAZIN TERHADAP PENINGKATAN FREKUENSI JANTUNG DAN NAFAS PADAKUCING LOKAL (FELIS DOMESTICA) YANG DIOVARIOHISTEREKTOMI (Yunita Arieski, 2018)

PERBANDINGAN ONSET DAN SEDASI KETAMIN-XYLAZIN, KETAMIN-DIAZEPAM, DAN ZOLAZEPAM-TILETAMIN PADA KUCING LOKAL ( FELIS DOMESTICA) JANTAN (MUNASIR M YUSUF, 2018)

EFEK PATOFISIOLOGI INFEKSI JAMUR PENYEBAB DERMATOFITOSIS PADA KUCING KAMPUNG(FELLIS DOMESTICUS) DI KECAMATAN SYIAH KUALA, KOTA BANDA ACEH (Walfa Hidayat, 2016)

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KUCING RAS DAN KUCING LOKAL (FELIS CATUS) SEBAGAI HEWAN KESAYANGAN DALAM KAJIAN KESEJAHTERAAN HEWAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Arief Aulia Rahman, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy