//

UNSUR BUDAYA DALAM NOVEL KARYA A. HASJMY (KAJIAN POSTKOLONIALISME)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MAWADDAH - Personal Name
SubjectLITERATURE
NOVELS - HISTORY AND CRITICISM
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

Topik penelitian ini adalah unsur budaya dalam novel karya A. Hasjmy yang dikaji berdasarkan teori postkolonialisme. Aspek yang dikaji adalah (1) bahasa (sikap bahasa dan campur kode), (2) sistem pengetahuan (konsep-konsep pemikiran), (3) organisasi sosial (hubungan antara nenek dan cucu, hubungan sesama teman, hubungan antara kakak adik, dan hubungan antara orang tua dan anak), (4) sistem peralatan hidup dan teknologi (pakaian), (5) sistem mata pencaharian (jenis pekerjaan), (6) sistem religi (sistem kepercayaan yang dianut tokoh), dan (7) kesenian (seni gerak) yang dikaji berdasarkan kajian postkolonialisme dalam novel karya A. Hasjmy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data kajian pustaka. Data penelitian ini bersumber pada tiga novel karya A. Hasjmy, yaitu Suara Adzan dan Lonceng Gereja, Nona Presroom dan Elly Gadis Nica. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ditinjau dari teori postkolonialisme, novel-novel A. Hasjmy mengandung beberapa unsur budaya. Segi bahasa ditemukan sikap bangga berbahasa Belanda dan campur kode antara bahasa Belanda dengan bahasa Indonesia. Segi organisasi sosial ditemukan tidak ada batasan hubungan keakraban antara sesama. Segi mata pencaharian hidup ditemukan bahwa ada keinginan masyarakat Timur untuk bekerja di pemerintahan. Begitu juga dari segi religi, ditemukan adanya kebebasan dalam berkeyakinan dan tidak melakukan sepenuhnya ajaran agama Islam dan Kristen. Keempat segi tersebut, hanya ditemukan di dalam novel Suara Adzan dan Lonceng Gereja. Kemudian, dari segi sistem pengetahuan mengenai konsep pemikiran budaya Barat yang tercermin dalam sifat dan tingkah laku ditemukan pada tiga naskah karya A. Hasjmy. Unsur budaya dari segi sistem peralatan hidup dan teknologi, ditemukan perempuan pribumi yang suka memakai pakaian Barat pada novel Suara Adzan dan Lonceng Gereja dan Nona Pressroom. Selanjutnya segi kesenian, ditemukan seni gerak yaitu dansa di dalam novel Suara Adzan dan Lonceng Gereja dan Elly Gadis Nica. Berdasarkan hasil temuan itu, disimpulkan bahwa unsur budaya berdasarkan kajian postkolonialisme terdapat dalam tiga novel karya A. Hasjmy. Kata Kunci: Novel, Postkolonialisme, Unsur-Unsur Budaya

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

AN ANALYSIS OF METAPHORICAL EXPRESSIONS IN TEENAGERS’ FICTION NOVELS (GATA KHUMAIRA, 2019)

UNSUR SEJARAH DAN BUDAYA DALAM NOVEL KURA-KURA BERJANGGUT KARYA AZHARI AIYUB (SUCI TRIMAFIKA, 2019)

REPRESENTASI BUDAYA DALAM NOVEL PUTROE NENG KARYA AYI JUFRIDAR (Ichsan Mantovani, 2018)

ANALISIS PESAN MORAL BERDASARKAN STRATIFIKASI SOSIAL TOKOH DALAM NOVEL-NOVEL KARYA ARAFAT NUR (ZAHRA NURUL LIZA, 2018)

NILAI BUDAYA DALAM NOVEL TUNGKU KARYA SALMAN YOGA S (Dara Mentari, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy