//

PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TARIK BELAH DAN KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU TINGGI (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAS 0,3)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muhammad Al Ghiefari - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Beton dengan berkualitas baik sangat mendukung struktur bangunan teknik sipil, karena pemakaian beton berkualitas baik dapat menghasilkan bangunan yang kuat dan aman. Penggunaan bahan tambah ( admixture ) bertujuan untuk mempercepat pengerasan beton sehingga mutu beton tetap terjaga. Suatu beton dapat dikategorikan mutu tinggi ketika memiliki kuat tekan minimum 40 MPa – 80 MPa, dan dikategorikan sebagai mutu sangat tinggi ketika memiliki kuat tekan sebesar 80 MPa – 120 MPa, sedangkan kuat tekan lebih besar dari f’c 120 MPa dikategorikan sebagai beton bermutu ultra tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan air es terhadap kuat tarik belah dan kuat lentur beton mutu tinggi. Faktor air semen (FAS) yang digunakan adalah 0,30. Benda uji yang digunakan adalah benda uji silinder yang berukuran 15 cm x 30 cm dan benda uji balok berukuran 15 cm x 15 cm x 60 cm. Jumlah benda uji keseluruhan adalah 12 buah benda uji, dimana 6 benda uji silinder yaitu 3 benda uji menggunakan air normal, 3 benda uji menggunakan air es, dan 6 benda uji balok yaitu 3 benda uji menggunakan air normal dan 3 benda uji menggunakan air es. Benda uji yang telah dilakukan pengecoran diberi nama, tanggal pengecoran dan tanggal akan dilakukan pengujian, kemudian benda uji dimasukkan ke dalam bak perendaman air dilakukan perawatan 28 hari. Pengujian kuat tarik belah dan kuat lentur beton dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian kuat tarik belah beton dengan menggunakan air es suhu 13,8 o C yaitu 5,491 MPa lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan air normal suhu 29 o C yaitu 5,37 MPa pada umur beton 28 hari, dan pada pengujian kuat lentur beton menunjukan bahwa penggunaan air es suhu 13,8 C yaitu 5,993 MPa lebih rendah pada umur beton 28 hari dibandingkan dengan menggunakan air normal suhu 29 o o C yaitu 6,348 MPa, Pada hubungan kuat tekan dengan kuat tarik belah dan kuat tarik lentur diperoleh nilai koefisien (k) diatas nilai cakupan yang dikemukakan Nilson dan Winter (1986 : 41 ) yaitu 0,5 – 0,67 dalam satuan MPa. Kata Kunci : air es, beton mutu tinggi, kuat tarik belah, kuat tarik lentur.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN SEMEN DENGAN ABU POZZOLANIK TERHADAP KUAT TARIK BELAH, KUAT TARIK LENTUR, DAN KUAT GESER MURNI BETON MUTU TINGGI (Wanda Saputra, 2016)

PENGARUH JENIS SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TARIK BETON MUTU TINGGI DENGAN BAHAN TAMBAHAN ABU CANGKANG SAWIT (Afvriady koerniawan, 2016)

PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DENGAN PRECIOUS SLAG BALL (PS BALL) TERHADAP KUAT TARIK LENTUR DAN KUAT TARIK BELAH BETON NORMAL DENGAN PERSENTASE 30% DAN 50% BERDASARKAN VOLUME AGREGAT HALUS (Amrul Chalid, 2018)

ANALISIS KUAT TARIK BELAH DAN KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN FLY ASH BATU BARA SEBAGAI ADITIF DAN BIJIH BESI SEBAGAI FILLER (STUDI KOMPARASI AGREGAT MAKSIMUM BERUKURAN 5 MM DAN 10 MM) (TITIHAYATI FUSYA, 2018)

PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN AIR DAN SEMEN PADA SUATU PERENCANAAN CAMPURAN (MIX DESIGN) TERHADAP KUAT TARIK LENTUR BETON (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,3; 0,4; DAN 0,5) (SAFRIAN, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy