//

PENILAIAN DAN UPAYA PENINGKATAN KINERJA SISTEM IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI KR. BARO KIRI KABUPATEN PIDIE

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Firman Saputra - Personal Name
SubjectIRRIGATION - ENGINEERING
IRRIGATION - AGRICULTURAL
Bahasa Indonesia
Fakultas Program study Teknik Sipil Fakultas Teknik Unyiah
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

PENILAIAN DAN UPAYA PENINGKATAN KINERJA SISTEM IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI KR. BARO KIRI KABUPATEN PIDIE Oleh: Firman Saputra NIM. 1209200060137 Komisi Pembimbing: 1. Dr. Azmeri, ST. MT 2. Dr. Ir. Eldina Fatimah, M. Sc ABSTRAK Daerah Irigasi Kr. Baro merupakan salah satu daerah irigasi yang difokuskan untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan di Kabupaten Pidie. Bangunan irigasi ini dibangun sejak tahun 1979 sampai dengan 1984. Areal layanan untuk Daerah Irigasi Kr. Baro Kanan seluas 8.920 Ha, dan areal Kr. Baro Kiri seluas 3.030 Ha. Permasalahan yang terjadi pada Daerah Irigasi Kr. Baro Kiri ini adalah kurangnya debit air sampai ke areal pertanian. Dari seluruh target areal yang akan diairi ada sekitar 26% areal pertanian yang tidak terairi. Sehubungan dengan hal tersebut, maka Daerah Irigasi Kr. Baro Kiri perlu dilakukannya kegiatan monitoring dan evaluasi, sebagai salah satu bentuk upaya pengelolaan jaringan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kinerja sistem irigasi pada Daerah Irigasi Kr. Baro Kiri, dan untuk mengetahui upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja sistem irigasi pada Daerah Irigasi Kr. Baro Kiri di masa yang akan datang. Penilaian kinerja sistem irigasi berdasarkan Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015 tentang Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi, terdapat 6 parameter yang ditinjau yaitu prasarana fisik, produktivitas tanam, sarana penunjang Operasional dan Pemeliharaan (OP), organisasi personalia pelaksana OP, dokumentasi, dan kondisi kelembagaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Hasil evaluasi kinerja sistem irigasi pada DI. Kr. Baro Kiri Kabupaten Pidie, menunjukkan kondisi kinerja kurang dan perlu perhatian, dengan nilai indeks sebesar 66,45%. Upaya untuk meningkatkan kinerja sistem irigasi pada aspek prasarana fisik dengan melakukan pemeliharaan rutin dan berkala, pada aspek produktivitas tanam dengan melakukan pemenuhan kebutuhan air irigasi (faktor K) melalui penetapan kalender tanam tahunan, pada aspek organisasi personalia pelaksana OP perlu meningkatkan kesejahteraan personil Penjaga Pintu Air (PPA), pada aspek dokumentasi dengan melengkapi kearsipan dokumen, pada aspek kondisi kelembagaan P3A perlu melakukan pembinaan kepada kelompok P3A tentang OP. Kata Kunci: Kinerja irigasi, daerah irigasi, monitoring dan evaluasi, peningkatan kinerja, Krueng Baro

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

OPTIMASI POLA TANAM DAN JADWALTANAM DAERAH IRIGASI BARO UNTUK MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN (Uli Zahrati, 2018)

ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN IRIGASI DI DESA BARABUNG KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Isnaniati, 2013)

KAJIAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS JARINGAN IRIGASI KRUENG BARO KIRI KABUPATEN PIDIE PROVINSI ACEH (Imam Faudli, 2017)

PENGARUH KETINGGIAN PIPA (RISER) TERHADAP KESERAGAMAN DISTRIBUSI AIR PADA SISTEM IRIGASI CURAH (MICRO SPRINKLER IRRIGATION SYSTEM) (Ariswandi Putra, 2017)

UPAYA PENGELOLAAN SISTEM IRIGASI BERDASARKAN PENILAIAN KINERJA IRIGASI PADA DI. JAMBO AYE – SUB DI. PANTON LABU (Erichson Febri Sinaga, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy