//

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL TARIF BUS TRANS KOETARADJA DI KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang DHUYUFUR RAHMANI - Personal Name
SubjectTRANSPORTATION ENGINEERING
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Tarif angkutan umum merupakan biaya yang harus dibayar oleh pengguna jasa angkutan umum atas fasilitas yang diterima sesuai dengan harga yang dikeluarkan oleh operator yang menyediakan jasa angkutan umum tersebut. Tujuan penelitian adalah mengetahui karakteristik responden, menganalisis tarif berdasarkan Ability To Pay, Willingness To Pay dan kelayakan finansial tarif Bus Trans Koetaradja dari tarif ATP, WTP dan tarif Dinas Perhubungan Aceh. Data primer diperoleh dari survey kuesioner dengan responden menggunakan metode Stated Preference (SP), pembagian sampel dengan bertemu dengan responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Stratified Random Sampling sehingga didapatkan tarif berdasarkan ATP dan WTP. Penelitian ini dilaksanakan di koridor I, populasi merupakan jumlah penduduk di Kecamatan Kuta Raja, Kuta Alam dan Syiah Kuala, pembagian sampel yaitu pada pelajar 21 sampel, mahasiswa 58 sampel, masyarakat umum 109 sampel dan manula/disabilitas 12 sampel. Data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait. Hasil penelitian ini adalah tarif ATP Bus Trans Koetaradja sebesar Rp. 3.200 (pelajar); Rp. 3.300 (mahasiswa); Rp. 3.500 (masyarakat umum) dan Rp. 3.400 (manula/disabilitas) sedangkan hasil tarif WTP sebesar Rp. 3.200 (pelajar); Rp. 3.000 (mahasiswa); Rp. 3.000 (masyarakat umum) dan Rp. 3.100 (manula/disabilitas). Pendapatan yang diperoleh operator dari tarif ATP sebesar Rp. 1.074.590.000 per tahun dan WTP sebesar Rp. 988.770.000 pertahun sedangkan asumsi ketetapan tarif Dinas Perhubungan Aceh sebesar Rp. 1.607.300.000 per tahun dan BOK sebesar Rp. 13.544.838.955,68/bus per tahun. Perhitungan kelayakan investasi pengembalian modal tarif ATP yaitu tahun ke-10, diperoleh NPV sebesar Rp. 276.152.200 per tahun, BCR sebesar 1,025 dan IRR sebesar 16,02%, untuk WTP pada tahun ke-13, diperoleh NPV sebesar Rp. 357.538.912 per tahun, BCR sebesar 1,029 dan IRR sebesar 15,87% sedangkan tarif Dinas Perhubungan Aceh pada tahun ke-5, diperoleh NPV sebesar Rp. 1.324.434.346 per tahun, BCR sebesar 1,175 dan IRR sebesar 36,08%. Hasil kelayakan finansial tarif ATP, WTP dan tarif Dinas Perhubungan Aceh Bus Trans Koetaradja ini menguntungkan/feasible. Kata Kunci : Tarif angkutan, Ability to Pay (ATP), Willingness to Pay (WTP), Kelayakan Finansial

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISA TARIF BUS TRANS KOETARADJA BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN, ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY (STUDI KASUS KORIDOR 1 KEUDAH – DARUSSALAM DAN SEBALIKNYA) (Hanifah, 2017)

ANALISA KEBUTUHAN PUBLIK DALAM PENGGUNAAN ANGKUTAN TRANS KOETARADJA DI IBUKOTA PROVINSI ACEH (Nita Ramayanti, 2019)

ANALISA AKSESIBILITAS RUTE TRANS KOETARADJA KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Novida Setiawan, 2016)

ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH PADA TRANSPORTASI PUBLIK TRANS KOETARADJA TERHADAP LABI-LABI (STUDI KASUS : TERMINAL KEUDAH - DARUSSALAM) (Muhajir, 2017)

ANALISIS PERMINTAAN MASYARAKAT TERHADAPTRANSPORTASI UMUM DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS TRANS KOETARADJA) (GUSTIKA DERI PRATIWI, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy