//

ANALISIS VEGETASI FITOREMEDIASI DI TPA KAMPUNG JAWA, BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nurul Hayati - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Hayati, Nurul. 2017. Analisis Vegetasi Fitoremediasi di TPA Kampung Jawa, Banda Aceh. Skripsi. Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Djufri, M. Si., (2) Drs. Supriatno, M.Si., Ph. D Kata Kunci: Vegetasi, Fitoremediasi, Indeks keanekaragaman Penelitian tentang “Analisis Vegetasi Fitoremediasi di TPA Kampung Jawa, Banda Aceh” telah dilakukan pada bulan Agustus 2017. Tujuan penelitian untuk mengetahui spesies tumbuhan di TPA, spesies tumbuhan yang berpotensi sebagai fitoremediasi serta indeks keanekaragaman spesies fitoremediasi di TPA Kampung Jawa, Banda Aceh. Penelitian dilakukan dengan metode survei dengan pengambilan sampel menggunakan metode kuadrat (plot), sehingga terdapat dua lokasi yang berbeda dalam penelitian ini yaitu didalam dan diluar TPA. Pembuatan Petak contoh dilakukan dengan menggunakan tali rafia pada setiap stasiun diletakkan 5 petak ukur (plot) dengan ukuran 10 x 10 m pohon, 5 x 5 semak dan 2 x 2 herba keseluruhan plot dari dua stasiun adalah 10 plot pohon, 10 plot semak dan 10 plot herba. Analisis data untuk memperoleh data kuantitatif spesies yang diamati untuk keperluan uji statistik, maka setiap spesies yang tercatat pada tabel pengamatan dihitung nilai kerapatan, frekuensi, dominansi dan nilai penting. Sedangkan, untuk memperoleh data tumbuhan yang memiliki potensi sebagai fitoremediasi yaitu berdasarkan referensi yang berupa buku dan jurnal. Didapatkan 36 spesies tumbuahn dari spesies tersebut didapatkan 23 spesies tumbuhan yang memiliki potensi sebagai fitoremediasi. Kesimpulan penelitian adalah spesies yang didapat pada lokasi penelitian terdapat 18 spesies pohon, 10 spesies semak dan 8 spesies herba yang keseluruhan termasuk ke dalam 17 famili. Spesies fitoremediasi yang dominan pada habitus pohon adalah Samanea saman L, dan Leucaena leucocephala L. Pada habitus semak yang dominan Cymbopogon citratus) dan pada habitus herba adalah Alang-alang Imperata cylindrica L yang dominan. Dan Indeks keanekaragaman vegetasi fitoremediasi pada habitus pohon adalah sedang, habitus semak adalah rendah dan pada habitus herba adalah sangat rendah. Disarankan kepada peneliti selanjutnya agar menambah kandungan logam berat yang terdapat pada tumbuhan dan kemampuan tinggi sedang atau rendah dalam penyerapan polusi.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

INTERAKSI SOSIAL ANTARA ETNIS JAWA, ACEH DAN GAYO DI KAMPUNG PUJA MULIA KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 1950-2015 (Emi Syahri, 2017)

STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI GAMPONG JAWA KECAMATAN KUTA RAJA PROVINSI ACEH (Otto Mandosir, 2017)

IDENTIFIKASI TIMBULNYA KAWASAN KUMUH DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS : GAMPONG JAWA, KECAMATAN KUTARAJA, BANDA ACEH) (SUSI ARDILLA, 2018)

EFEKTIVITAS FITOREMEDIASI GENJER (LIMNOCHARIS FLAVA) DALAM LIMBAH CAIR AMONIA PT PUPUK ISKANDAR MUDA (Dian Arlianty, 2016)

KONFLIK ANTARA ETNIS PENDATANG DI TANAH GAYO (INTERAKSI SOSIAL ANTARA ETNIS JAWA DAN ETNIS ACEH DI KAMPUNG GAYO MURNI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH, 1989-2015) (Nanda Winar Sagita, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy