//

PEMANFAATAN AMPAS KELAPA (COCOS NUCIFERA) MENJADI BIODIESEL MENGGUNAKAN RADIASI GELOMBANG MIKRO (MICROWAVE)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang LANCY MAURINA - Personal Name
SubjectFOOD TECHNOLOGY
BIODIESEL FUEL
COCONUT
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

PEMANFAATAN AMPAS KELAPA (Cocos nucifera) MENJADI BIODIESEL MENGGUNAKAN RADIASI GELOMBANG MIKRO (MICROWAVE) Nama : Lancy Maurina Nim : 1509200090004 Pembimbing : Dr. M, Dani Supardan, ST, MT Co-Pembimbing : Dr. Ir. Marwan Abstrak Krisis energi yang melanda dunia karena berkurangannya sumber daya minyak berbasis fosil dan meningkatnya krisis lingkungan mendorong para peneliti untuk mengeksplorasi sumber bahan bakar alternatif yang tidak hanya dapat diperbaharui tetapi juga ramah lingkungan. Biodiesel menjadi lebih menarik dan lebih layak untuk menggantikan bahan bakar berbasis fosil. Saat ini, industri biodiesel memerlukan bahan baku murah dan mudah diperoleh untuk menurunkan keseluruhan biaya produksinya. Oleh karena itu, pencarian material baru sebagai bahan baku biodiesel sangat diperlukan. Salah satu bahan baku alternatif baru untuk memproduksi biodiesel dapat diperoleh dari limbah pertanian seperti ampas kelapa karena ketersediaannya dan murah. Pada penelitian ini, limbah kelapa digunakan untuk memproduksi biodiesel melalui transesterifikasi in situ menggunakan radiasi gelombang mikro. Proses transesterifikasi in situ dilakukan pada daya mikrowave 450, 600 dan 800 watt, waktu reaksi 3 - 6 menit, perbandingan berat pelarut terhadap berat ampas kelapa 10:1 – 25:1 (g/g) dan jumlah katalis KOH 2-5 % terhadap berat bahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen biodiesel tertinggi mencapai 98,23 % pada daya mikrowave 800 watt, waktu reaksi 4 menit, perbandingan berat pelarut terhadap berat ampas kelapa 1:20 (g/g) dan konsentrasi katalis KOH 4 %. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas biodiesel sudah memenuhi standar mutu Indonesia yaitu SNI 7182-2012. Hasil analisa komponen biodiesel menggunakan GC-MS menunjukkan komponen asam lemak terbesar dari biodiesel ampas kelapa adalah komponen metil ester. Hasil penelitian ini dapat mendukung produksi biodiesel dari limbah ampas kelapa menggunakan transesterifikasi in situ sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar biodiesel. Kata Kunci : ampas kelapa, in situ transesterifikasi, mikrowave, biodiesel

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS PROSPEK INDUSTRI PENGOLAHAN SABUT KELAPA PADA U.D COCO TANJUNG SEJAHTERA DI DESA TANJUNG BEURIDI KECAMATAN PEUSANGAN SELATAN KABUPATEN BIREUEN (Deny Ismiyana, 2016)

KAJIAN NIRA DAN GULA MERAH PADA BEBERAPA JENIS TUMBUHAN FAMILIA ARECACEAE (HUSNUL ZAHARA, 2017)

PENGEMBANGAN MEMBRAN ADSORPSI PUROLIT UNTUK PEMURNIAN BIODIESEL DARI GLISEROL TOTAL (Muhammad Yusuf, 2014)

PEMURNIAN LIPASE DARI BAKTERI TERMO-HALOFILIK PRIA LAOT SABANG (PLS) 80 MENGGUNAKAN FRAKSINASI ASETON DAN APLIKASI UNTUK SINTESIS BIODIESEL (Pati Kemala, 2018)

SINTESA ENZIMATIS BIODIESEL DARI MINYAK KELAPA DENGAN MENGGUNAKAN LIPASE NOVOZYM 435 (rahmawati, 2013)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy