//

PELAKSANAAN PENGAWASAN ORGANISASI PROFESI APOTEKER TERHADAP PELAKSANAAN TUGAS APOTEKER DI KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Azika Zena Amelia - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK AZIKA ZENA AMELIA, PPELAKSANAAN PENGAWASAN OORGANISASI PROFESI APOTEKER TTERHADAP PELAKSANAAN TUGAS AAPOTEKER DI KOTA BANDA ACEH fafakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (((v,54),pp.,bibl.,app. 2017 (Dr.Suhaimi, S.H., M.Hum.) Pasal 58 Undang-undang Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerja Kefarmasian menyatakan bahwa Menteri, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota sesuai kewenangannya serta organisasi profesi kefarmasian membina dan mengawasi pelaksanaan dan pekerjaan kefarmasian. Namun dalam prakteknya, pelaksanaan pengawasan belum dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan dan mengetahui pelaksanaan pengawasan apoteker di Kota Banda Aceh, hambatan dalam pelaksanaan pengawasan apoteker di Kota Banda Aceh yang tidak berjalan sesuai dengan aturan, dan mengetahui upaya apa yang dilakukan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Data yang digunakan dalam penulisan ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepusta kaan diperoleh dari bahan bacaan seperti buku-buku, Peraturan Perundang-Undangan, pendapat para ahli, dan sumber internet, penelitian lapangan dengan mengadakan wawancara dengan responden dan informan. Hasil penelitian ini menunjukkan pengawasan yang dilakukan organisasi Ikatan Apoteker Indonesia terhadap perilaku apoteker dalam menjalankan tugasnya di apotek belum berjalan optimal, disebabkan terdapatnya beberapa hambatan bagi para pengawas dalam melakukan tugasnya. Hambatan -hambatan yang dihadapi para instansi pengawas salah satunya adalah hambatan yang timbul dari pihak instansi itu sendiri, yaitu mengenai minimnya ketersediaan dana dan mengakibatkan pelaksanaan pengawasan, serta tenaga terbatas juga merupakan hambatan bagi IAI. Minimnya petugas pengawasan, sehingga sering terjadi kesulitan dalam pengawasan yang dilakukan di lapangan. Disarankan kepada organisasi IAI untuk serius dan rutin dalam melakukan pengawasan terhadap apoteker, disarankan kepada apoteker sebagai pihak dari apotek untuk memberikan informasi,edukasi yang jelas kepada konsumen, disarankan kepada konsumen dalam melakukan pembelian obat agar lebih cerdas dalam mengetahui hak-haknya sebagai konsumen, disarankan kepada pemerintah yaitu Dinas Kesehatan agar selalu rutin mengawasi apoteker d an memberikan peringatan tegas serta pencabutan izin praktek kepada apotek yang melakukan pelanggaran.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH JOB EMBEDDEDNESS TERHADAP WORK ENGAGEMENT DENGAN AFIKASI DIRI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA APOTEKER DI KOTA BANDA ACEH (melvi havizatun, 2014)

HUBUNGAN BEBAN KERJA APOTEKER DENGAN PELAYANAN OBAT DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUDZA BANDA ACEH (Nanda mariani, 2015)

PELAYANAN KEFARMASIAN OLEH PELAKU USAHA APOTEK DIKAITKAN DENGAN PERLINDUNGAN HAK KONSUMEN BIDANG KESEHATAN DI KOTA BANDA ACEH (MUHAMMAD FIKHRI MIHARDY, 2016)

PELAKSANAAN TUGAS DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL) KOTA BANDA ACEH DALAM MENSOSIALISASIKAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (ATHAILLAH, 2014)

PENGEMBANGAN PROFESI PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGAWAS DI KOTA BANDA ACEH (Nursanti, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy