//

EKSISTENSI TRADISI MEUROH DI GAMPONG ALUE TRIENGGADENG KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Khairil Anwar - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata Kunci: eksistensi, tradisi, meuroh, Penelitian dengan judul “Eksistensi Tradisi Meuroh di Gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya”, dalam hal ini mengangkat masalah bagaimana eksistensi tradisi meuroh di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya dan bagaimana melestarikan tradisi meuroh di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan eksitensi tradisi meuroh di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya, dan untuk mendeskripsikan pelestarian tradisi meuroh di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik analisis data ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Lokasi di gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya. Sumber data dalam penelitian ini adalah perangkat gampong Tuha Peut, ibu PKK serta buku-buku dan foto-foto yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meuroh merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat adat di Aceh mengundang saudara untuk hadir pada suatu acara, seperti acara perkawinan maupun khitanan. Eksistensi tradisi meuroh sudah dikenal oleh masyarakat gampong Alue Trienggadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya jauh sebelum Indonesia merdeka dan sampai sekarang tradisi meuroh sangat melekat dalam kehidupan masyarakat gampong Alue Trienggadeng. Hal ini terbukti bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini, seiring dengan kemajuan teknologi pada zaman modern ini, tradisi meuroh mulai ditingkatkan oleh sebagian masyarakat di gampong Alue Trienggadeng, dan cara melestarikan tradisi meuroh di gampong Alue Triengadeng Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya adalah (1) dalam setiap acara di gampong Alue Trienggadeng mewajibkan kepada seluruh warganya menggunakan meuroh, (2) memberi arahan atau penjelasan kepada masyarakat agar menghormati adat istiadat yang telah berjalan sejak nenek moyang sampai sekarang, (3) memberi penjelasan dan makna meuroh dan (4) menerapkan sanksi sosial seperti tidak menghadiri acara perkawinan dan khitanan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP UNDANG-UNDANG NO 6 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAHAN DESA DI GAMPONG LADANG TUHA 1 KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ABDYA (Herizal Fajri, 2017)

DAMPAK PEMEKARAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (said razi sandika, 2018)

POPULASI UDANG DI KAWASAN MANGROVE KUALA KEUDE KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Safrina, 2015)

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN DALAM SURAT DINAS KANTOR CAMAT KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Sumarni, 2013)

EKSISTENSI TARI RATEB MEUSEKAT DI GAMPONG MEUDANG ARA BARO KECAMATAN BLANG PIDIE KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Badril Ummir, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy