Search :

Advance


PENGARUH PENGGUNAAN SEMEN PCC DAN PPC TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,4

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Badrul Akmal - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Seiring dengan banyaknya pemakaian beton sebagai bahan konstruksi, secara langsung para pemakai harus menggunakan semen sebagai bahan pengikat antara agregat kasar dan agregat halus. Semen yang digunakan untuk pekerjaan beton harus disesuaikan dengan rencana kekuatan dan spesifikasi teknis. Dalam penelitian ini agregat dicampur dengan menggunakan jenis semen yang berbeda, yaitu semen PC (Portland Cement) untuk membandingkan hasil kuat tarik belah dengan menggunakan semen PCC (Portland Composit Cement) dan semen PPC (Portland Pozzolan Cement). Pencampuran ketiga jenis semen tersebut pada proses pengecoran menggunakan mix design beton yang sama, dengan FAS 0,4. Perencanaan campuran beton menggunakan metode American Concrete Institute 211.1-91. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan semen PCC dan PPC terhadap kuat tarik belah beton. Benda uji yang digunakan pada penelitian adalah slinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian beton dilakukan pada umur 7 hari, 28, dan 56 hari. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh nilai slump sesuai dengan rencana, yaitu antara 7,5 – 10 cm. Nilai slump rata-rata untuk semen PC 7,5 cm, PPC 8,5 cm sedangkan untuk semen PCC 8 cm. Berdasarkan pengujian tersebut untuk umur beton 7 hari diperoleh kuat tarik belah menggunakan semen PC, PCC, dan PPC berturut-turut adalah 2,9 MPa; 2,6 MPa; dan 2,6 MPa. Sedangkan kuat belah umur 28 hari untuk semen PC, PCC dan PPC berturut-turut 3,4 MPa; 3,0 MPa; 2,7 MPa. Untuk umur beton 56 hari diperoleh kuat belah rata-rata untuk semen PC, PCC, dan PPC berturut-turut 3,9 MPa; 3,5 MPa; 3,6 MPa. Dilihat dari umur yang biasa dipakai untuk uji beton yaitu umur 28 hari, jenis semen PCC lebih unggul kuat tarik belah dibandingkan dengan PPC. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa ketiga jenis semen menunjukkan semakin bertambahnya umur beton, maka nilai kuat tarik belah beton semakin meningkat. Kata kunci : semen PC, PCC, PPC, beton, kuat tarik belah.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN SEMEN DENGAN ABU POZZOLANIK TERHADAP KUAT TARIK BELAH, KUAT TARIK LENTUR, DAN KUAT GESER MURNI BETON MUTU TINGGI (Wanda Saputra, 2016)

PENGARUH JENIS SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TARIK BETON MUTU TINGGI DENGAN BAHAN TAMBAHAN ABU CANGKANG SAWIT (Afvriady koerniawan, 2016)

PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN AIR DAN SEMEN PADA SUATU PERENCANAAN CAMPURAN (MIX DESIGN) TERHADAP KUAT TARIK LENTUR BETON (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,3; 0,4; DAN 0,5) (SAFRIAN, 2014)

PENGARUH PENGUNAAN PASIR POZZOLAN SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TARIK BELAH, KUAT TARIK LENTUR DAN KUAT GESER MURNI BETON MUTU TINGGI (M Danil Firdaus, 2016)

PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT KASAR DENGAN PECAHAN KERAMIK TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN NILAI FAS 0,4 (Sarah Keumala Galih, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.