Search :

Advance


EVALUASI KINERJA GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN VARIASI PERLETAKAN DINDING GESER BERDASARKAN ANALISIS PUSHOVER

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Andri Juliansyah - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Gempa bumi adalah salah satu penyebab terjadinya kerusakan pada sebuah struktur bangunan. Penambahan dinding geser pada suatu struktur dapat memberikan kekuatan tambahan dalam menerima gaya lateral. Analisis ini bertujuan untuk melihat perilaku struktur dalam merespon besarnya beban gempa yang terjadi dengan variasi perletakan dinding geser menggunakan metode analisis pushover (beban segitiga, UBC (Universal Building Code), dan beban seragam). Objek penelitian ini merupakan gedung fiktif yang memiliki 20 lantai di kota Banda Aceh yang diberikan tiga variasi perletakan dinding geser jenis flexural wall (FFW), yaitu pada sudut bagian terluar gedung, pada sisi-sisi tengah dinding bagian terluar gedung dan pada bagian lift gedung. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis perilaku elemen-elemen struktur bangunan agar dapat diketahui bagaimana kinerja struktur bangunan yang ditinjau dalam menahan gempa. Data yang digunakan untuk mendukung penelitian ini adalah data denah bangunan gedung. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan program STERA 3D v.9.0. Bangunan diberikan beban statik terhadap elemen strukturnya, kemudian secara bertahap ditingkatkan dengan faktor pengali sampai suatu target perpindahan lateral dari suatu titik acuan tercapai. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi base shear pada ketiga cases gedung aman terhadap gaya geser yang ditimbulkan oleh beban gempa yang diberikan berdasarkan SNI-1726-2012, yaitu diatas 7957,51 kN (case 1), 8758,33 kN (case 2), dan 7683,98 kN (case 3). Hasil evaluasi drift menunjukkan bahwa ketiga cases masih dalam kategori aman berdasarkan SNI-1726-2012. Perpindahan yang diizinkan untuk semibasement, lantai 1-19 dan lantai 20 adalah 3 cm, 8 cm, dan 7,5 cm. Tingkat kinerja struktur yang didapatkan berdasarkan performance level untuk case 1, case 2, dan case 3 sesuai ATC-40 ketiga cases masuk dalam kategori life safety. SNI-1726-2012 mengizinkan roof displacement sebesar 165 cm untuk gedung dengan ketinggian 82,5 m, sehingga ketiga cases juga masih dalam kategori aman, karena perpindahan yang terjadi pada ketiga cases berkisar diantara 115 cm – 140 cm. Kata kunci : STERA 3D, pushover analysis, perletakan dinding geser

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KINERJA TIPIKAL BANGUNAN BETON BERTULANG BERDINDING BATA MERAH DI KOTA BANDA ACEH (SUATU PERMODELAN PORTAL 2 DIMENSI DENGAN MEMVARIASIKAN KEKUATAN STRUT) (Fadliansyah Maulana, 2016)

ANALISIS KERUNTUHAN BANGUNAN TIPIKAL BETON BERTULANG BERDINDING BATA MERAH DI KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS PUSHOVER (SUATU PEMODELAN DENGAN MENGGUNAKAN PANJANG SENDI PLASTIS YANG BERBEDA) (Putri Ulvia Rahmah, 2016)

PERKUATAN DINDING BETON BERTULANG SEBAGAI ALTERNATIF MENGURANGI DRIFT PADA BANGUNAN TIDAK SIMETRIS (Sarwo Edhi, 2014)

PENGARUH VARIASI BEBAN DINDING DAN PELAT LANTAI DARI BATAFOAM DAN BETON RINGAN BUSA TERHADAP PORTAL DAN BERAT TOTAL BANGUNAN PADA RUMAH SUSUN BERTINGKAT DELAPAN (Fazlur Rahman Yafis, 2015)

ANALISIS PERILAKU GESER BALOK BETON RINGANRNBUSA BERTULANG DENGAN AGREGAT BONGKAHANRNCANGKANG SAWIT (HAYATI, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.