Search :

Advance


ANALISIS STATIS JEMBATAN GANTUNG PEJALAN KAKI DENGAN KABEL PENGGANTUNG VERTIKAL TERHADAP TIGA VARIASI KEDALAMAN LENGKUNGAN KABEL

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rusmala Nurdianti - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Jembatan gantung merupakan pilihan efektif sebagai prasarana transportasi untuk menyeberangi sungai dan perlintasan jurang yang kondisinya tidak memungkinkan untuk pelaksanaan pembuatan pilar akibat keterbatasan dana, teknologi, dan sum-ber daya manusia. Pada jembatan gantung perlu ditinjau analisis kelayakan kon-struksi jembatan khususnya yang berhubungan dengan elemen struktur dominan, salah satunya adalah kabel utama. Beban yang diterima jembatan gantung disalurkan pada kabel utama kemudian diteruskan ke blok angkur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis statis jembatan gantung pejalan kaki terhadap variasi kedalaman lengkungan kabel utama dengan kabel penggantung vertikal. Evaluasi dari struktur jembatan dilakukan secara teoritis dan pemodelan dengan menggunakan software CSI Bridge. Variabel penelitian berupa kedalaman lengkungan kabel utama yang terdiri dari tiga variasi, yaitu L/8, L/10, dan L/12 dengan panjang bentang jembatan 80 m, tinggi menara 11,5 m. Ukuran menara dan dimensi profil untuk masing-masing variasi sama. Beban rencana yang diana-lisis adalah beban mati, beban hidup, dan beban kendaraan yang termuat dalam panduan SNI 03-3428-1994 dengan kelas pengguna pejalan kaki yaitu kelas I. Dari hasil perhitungan dan analisis terhadap 3 variasi diketahui bahwa jembatan variasi 1 (L/8) memiliki kinerja paling baik terhadap parameter layan dan parameter kekuatan yang dihasilkan dengan lendutan dan momen maksimum pada gelagar jembatan yaitu 0,212 m dan 509,244 kNm, gaya aksial maksimum kabel sebesar 615,431 kN, tegangan maksimum pada kabel utama, penggantung dan backstay masing-masing 78,359 MPa, 27,257 MPa dan 97,98 MPa. Sedangkan pada menara diperoleh lendutan maksimum sebesar 0,0187 m yang menunjukkan menara sudah cukup kaku. Gaya aksial dan tegangan maksimum pada menara yaitu 833,858 kN dan 53,797 MPa. Perubahan besarnya kedalaman lengkungan dari L/12 ke L/10 dan L/8 dapat memperkecil nilai lendutan masing-masing 30,47% dan 57,55%.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS STATIS JEMBATAN GANTUNG PEJALAN KAKI DENGAN KABEL PENGGANTUNG VERTIKAL TERHADAP TIGA VARIASI KEDALAMAN LENGKUNGAN KABEL (Rusmala Nurdianti, 2017)

ANALISIS DINAMIS RIWAYAT WAKTU JEMBATAN GANTUNG AKIBAT PEJALAN KAKI DAN KENDARAAN RODA DUA (SARWO EDHI, 2017)

DESAIN SISTEM INSTALASI DC PADA SISTEM PENERANGAN DC HOUSE (Muhammad Yasir, 2014)

ANALISA TINGKAT PELAYANAN JALUR PEDESTRIAN DI JALAN K.H. AHMAD DAHLAN BANDA ACEH (Nuzula, 2014)

EVALUASI KINERJA RUAS JALAN T.NYAK ARIEF JEULINGKE TERHADAP PERILAKU PENYEBERANG PEJALAN KAKI (CHANDRA SILALAHI, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.