Search :

Advance


ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Laila Mustika - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Tanah berfungsi sebagai bahan konstruksi tempat berdirinya suatu bangunan. Kemampuan tanah dalam menerima beban sangat tergantung dari kepadatannya, dan kepadatan tanah tergantung pada gradasi dan perilaku tanah terhadap daya dukung. Salah satu usaha untuk meningkatkan daya dukung tanah dilakukan dengan menstabilisasi dengan campuran cangkang kemiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan cangkang kemiri sebagai bahan stabilisasi terhadap daya dukung (nilai CBR) tanah lempung. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian berat jenis, batas cair, batas plastis, pembagian butiran, pengujian pemadatan, dan pengujian CBR tanpa rendaman (Unsoaked). Sampel tanah yang digunakan adalah tanah terganggu (disturbed), yang berasal dari Desa Limpok Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Klasifikasi menurut AASHTO untuk tanah asli termasuk ke dalam A-7-6 (31) dan menurut USCS termasuk Lempung organik dengan plastisitas tinggi, lempung gemuk (CH). Menurut klasifikasi AASHTO untuk variasi 5%, 10%, 15%, dan 20% tergolong ke dalam kelompok A-7-6 (30), A-7-6 (26), A-7-5 (19), dan A-7-5 (16), sedangkan menurut sistem USCS tanah tersebut di golongkan ke dalam tanah Lempung organik dengan plastisitas tinggi, lempung gemuk (CH) pada variasi campuran 5% dan 10% cangkang kemiri, dan pada variasi campuran cangkang kemiri 15% sampai 20% digolongkan ke dalam jenis tanah lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi (OH). Penambahan cangkang kemiri dilakukan dengan variasi 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat kering tanah. Benda uji dibuat sebanyak 10 sampel berdasarkan kadar air optimum dari pengujian pemadatan. Hasil pengujian CBR Unsoaked pada penambahan Cangkang Kemiri 5%, 10%, 15% dan 20% sebesar 6,50%, 6,53%, 7,15%, dan 8,61%. Persentase kenaikan nilai CBR terbesar adalah variasi campuran Cangkang Kemiri 5% yaitu sebesar 118,12%. Dengan demikian penggunaan cangkang kemiri dapat menaikkan nilai CBR dan meningkatkan daya dukung tanah menjadi lebih baik sehingga dapat digunakan untuk kontruksi di lapangan. Kata kunci : Tanah lempung, cangkang kemiri, CBR tanpa rendaman (Unsoaked)

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI TERHADAP KEPADATAN TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM (Fitriani Farezha, 2017)

ANALISIS PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KERAMIK TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM (RISKA YATI, 2017)

ANALISIS NILAI CBR UNSOAKED TERHADAP TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG YANG DISTABILISASI DENGAN ZEOLIT PADA KEPADATAN SISI BASAH (Nasrullah, 2014)

ANALISIS NILAI CBR UNSOAKED TERHADAP TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG YANG DISTABILISASI DENGAN ZEOLIT PADA KEPADATAN SISI KERING (Riski Mahazir, 2014)

ANALISIS PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KERAMIK TERHADAP NILAI CBR TERENDAM (SOAKED) TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM (Ramadhana, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.