Search :

Advance


PENGARUH KADAR SERUM MAGNESIUM TERHADAP KALSIFIKASI ATEROSKLEROTIK ARTERI KAROTIS PADA PASIEN HIPERTENSI DAN NON HIPERTENSI DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang dr. Yanti Trisnawati - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Abstrak PENGARUH KADAR MAGNESIUM TERHADAP KALSIFIKASI ATEROSKLEROTIK ARTERI KAROTIS PADA PASIEN HIPERTENSI DAN NON HIPERTENSI DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS Latar Belakang: Magnesium dan kalsifikasi arteri dianggap sebagai faktor risiko kardiovaskular pada pasien penyakit ginjal kronis (PGK) dan dialisis. Kalsifikasi intima dan media dapat menjadi kontributor utama yang langsung atau tidak langsung untuk penyakit kardiovaskular dan mortalitas pada pasien PGK. Tujuan: Mengetahui pengaruh kadar serum magnesium terhadap kalsifikasi arterosklerotik arteri karotis pada pasien hipertensi (HT) dan non hipertensi (nHT) dengan PGK yang menjalani hemodialisis. Alat dan Metode: Studi observasional dengan desain Case Control Study. Sampel penelitian berjumlah 32 orang, dengan perincian 16 orang untuk pasien HT dan 16 orang untuk pasien nHT yang menjalani hemodialisis sejak November 2016 s/d Januari 2017 di Instalasi Dialisis Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Dilakukan pemeriksaan serum magnesium yang dihubungkan dengan visualisasi ketebalan dinding arteri karotis (Intima-Media Thickness IMT (skala: normal,IMT1,IMT2,IMT3 dan total) dengan Ultrasonografi (USG). Analisis statistik menggunakan uji ordinal logistic regression dengan nilai P < 0,05 dan interval kepercayaan 95 %. Hasil: Studi menunjukkan pasien HT terbanyak dalam rentang usia 31-40 tahun dan > 60 tahun (31,25%), dan usia nHT antara 41-50 tahun dan > 60 tahun (25,0%) Kadar rata-rata magnesium pada pasien HT (1,90 ± 0,41 mEq/l) dan nHT (1,93 ± 0,44 mEq/l). Gambaran USG IMT arteroslerosis arteri karotis pada HT kategori normal 8 orang (50,0%), 6 orang (37,5%) IMT1, 2 orang (12,5%) IMT2 dan pada nHT terdapat 8 orang (50,0%) normal, 7 orang (43,75%) IMT1 , sisanya 1 orang (6,25%) IMT2. Analisis statistik ordinal logistic regression menunjukkan kadar magnesium berpengaruh negatif terhadap kalsifikasi aterosklerotik arteri karotis pada pasien HT (p 0,038) dan nHT (p 0,044) yang menjalani hemodialisis (p value 60 years (25.0%). The mean of serum Magnesium levels were: 1,90 ± 0,41 mEq/l in HT patients and 1,93 ± 0,44 mEq/l in nHT patients. Description of US IMT arteroslerosis of the carotid artery in HT patients: 8 normal (50.0%), 6 (37.5%) IMT1, 2 (12.5%) IMT2 and in nHT patients there were 8 (50.0 %) normal, 7 (43.75%) IMT1, the remaining 1 person (6.25%) IMT2. Magnesium levels negatively affect atherosclerotic carotid artery calcification in patients with HT (p 0,038) dan nHT (p 0,044) who underwent hemodialysis (p value

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN INTERLEUKIN - 6 DENGAN KUALITAS TIDUR, DEPRESI DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK USIA LANJUT YANG MENJALANI HEMODIALISIS (Adwin Adnan, 2016)

HUBUNGAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN SKOR MINI-MENTAL STATE EXAMINATION (MMSE) PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUDZA BANDA ACEH (Cut Nadhira Mazaya, 2016)

GAMBARAN SEROSTOMIA PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RSUDZA BANDA ACEH (Nadya Syahana, 2015)

GAMBARAN GINGIVITIS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS (KAJIAN DI INSTALASI HEMODIALISIS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH) (PUTRI SRI WAHYUNI, 2016)

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TEKANAN DARAH SISTOLIK PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN (Sitti Maziyyah Aini, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.