Search :

Advance


PRIORITAS PENGEMBANGAN JARINGAN JALAN PROVINSI UNTUK MENDUKUNG RENCANA INDUK PELABUHAN (RIP) ACEH DENGAN METODE ANALISIS MULTI KRITERIA

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Mukhlis Ramli - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Keberadaan pelabuhan-pelabuhan di Aceh memiliki peran sangat strategis dalam mendukung perekonomian sehingga tidak dapat dipisahkan dari sistem transportasi dan strategi pembangunan ekonomi, khususnya sistem jaringan jalan yang harus memberikan aksesibilitas dan mendukung jaringan prasarana laut, untuk tercapai keterpaduan antarmoda transportasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menetapkan pemilihan alternatif prioritas antara penanganan jaringan jalan provinsi eksisting (alternatif 1)dan pengembangan jaringan jalan (alternatif 2) yang mendukung Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Aceh dengan menggunakan metode Analisis Multi Kriteria (AMK) dengan pendekatan Analisys Hierarchical Process (AHP). Ruas jalan yang dikaji dalam penelitian ini adalah ruas jalan Provinsi sebagai jalan kolektor primer. Survai data yang dilakukan meliputi data primer berupa kuisioner dari 7 responden dan data sekunder diperoleh dari Dinas Bina Marga Aceh, dan dinas-dinas terkait lainnya. Dalam mengaplikasikan metode AHP diperlukan pemilihan kriterian dan sub-kriteria serta penetuan alternatif. Kriteria awal yang digunakan yaitu akomodasi terhadap kebutuhan perjalanan, keterpaduan hirarki sistem jaringan transportasi, pemerataan aksesbilitas dan koneksitas antar daerah, biaya penyediaan dan pengoperasian yang murah, efektifitas dalam mendukung pengembangan wilayah, efektifitas dalam mendukung pengembangan core business. Kriteria tersebut selanjutnya di seleksi untuk memastikan tingkat kepentingan dengan menggunakan metode Cut Off Point. Hasil analisis menunjukan bahwa kriteria yang digunakan adalah kriteria yang mempunyai nilai lebih dari batas Cut Off sebesar 2,786. Hasil perhitungan bobot serta uji konsistensi kriteria terpilih menunjukkan kriteria Efektifitas dalam mendukung pengembangan wilayah (regional development) sebesar 44,9%, kriteria Pemerataan aksesibilitas dan konektivitas antar daerah (accessibility/connectivity) sebesar 23,6%, kriteria Keterpaduan hirarki sistem jaringan jalan (hierarchical integration) dengan persentase sebesar 17,3%, dan kriteria Keterpaduan antar moda transportasi (multi-modal aspect) dengan persentase sebesar 14,2%. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa alternatif 1 yaitu penanganan jaringan jalan eksisting provinsi (Do Nothing) sebesar 50,937 dan alternatif 2 yaitu pembangunan jalan baru dan peningkatan status jalan (Do Something) sebesar 58,602. sehingga alternatif 2 (Do Something) merupakan alternatif yang diprioritaskan dalam mendukung Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Aceh. Kata kunci : Prioritas pengembangan, Analisis Multi Kriteria (AMK)

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PRIORITAS PENANGANAN JALAN NASIONAL BERDASARKAN METODE ANALISIS MULTI KRITERIARN(STUDI KASUS DI KOTA BANDA ACEH) (Mifa Maulidya, 2014)

STUDI PENENTUAN PRIORITAS KEGIATAN PENANGANAN RUAS JALAN NASIONAL BIREUEN – LHOKSEUMAWE – PANTONLABU (RISDIANSYAH, 2014)

PERSEPSI PENGGUNA SERTA FAKTOR-FAKTOR PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA PELABUHAN PENYEBERANGAN ULEE LHEUE (rio oktaparizki, 2017)

ANALISIS KINERJA JARINGAN KOOPERATIF MULTI-HOP RELAY BERBASIS PROTOKOL AMPLIFY-QUANTIZE AND FORWARD ( AQF). (Alfian, 2016)

REDESAIN PELABUHAN MALAHAYATI INTERNASIONAL PROVINSI ACEH (intan hasliana, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.