Search :

Advance


GERAKAN SIPIL MASYARAKAT ACEH DALAM UPAYA MENGAKHIRI KONFLIK (STUDI KASUS TUNTUTAN REFERENDUM 1999)

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ahyarul Fata - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRAK AHYARUL FATA 2017 Movement civil the people of Aceh in an effort to end conflict (case study demands a referendum 1999) The faculty of social science and political syiah kuala university (Prof. Dr. Adwani, SH, M,Hum) (x,60),pp.,bibl,.App. Reformed 1998 be a sign have the end of authoritarian regime in indonesia country .In this case aceh for areas which was were in conflict see that this has been a lot of momentum to end conflict that have been felt by the community aceh in made. Desire to resolve the conflict is embodied by the mechanisms of a referendum, referendum seen by the people of aceh as democratic means to end conflict prolonged experienced by the people aceh. This, characterized by the movement of mass extraordinary in the number of nearly 1 million people on su-mpr 1999 to demand held a referendum in aceh, but in fact the movement of mass was not success answer the people of aceh to held a referendum in aceh . Research aims to understand the movement of mass a referendum aceh 1999. To know, identify and analyze the obstacles so that a referendum aceh not to held. Research methodology used is the method the qualitative study with the approach descriptive. Data is collected through the available sources of primary and secondary data, primary data through research the by interviews informants. Data on sekunder through research literature namely by the documents, the books related. The results of the study showed the movement of people initiated by aktifis civil society been successful in movement of people, it was because supports from many parties especially GAM and community also very enthusiastic and participate in the move. But factors that obstacles that a referendum cannot held because of the lack of international support in relation to reduce the indonesian government and strong a pressure central government through the military to a referendum in aceh not implemented but for people and civil society aceh see a referendum not be the main objective of but a referendum is one form of advocacy political strategy to put pressure on both sides of Indonesia and GAM to end conflict peacefully and respect for human rights, then a referendum is considered successful in because they were not referendum into the but finalization conflicts that become more important that dialogue by both sides are evidence of a mass movement the success of the demand for a referendum aceh 1999. Keywords : referendum, movement, gam and civil society ABSTRAK AHYARUL FATA 2017 Gerakan Sipil Masyarakat Aceh Dalam Upaya Mengakhiri Konflik (Studi Kasus Tuntutan Referendum 1999) FakultasIlmuSosialdanIlmuPolitikUniversitasSyiah Kuala (Prof. Dr. Adwani, SH, M,Hum) ix,60),pp.,bibl,.App. Reformasi 1998 menjadi tanda telahberakhirnya era rezim otoriter di negara Indonesia. Dalam hal ini Aceh sebagai daerah yang sedang berkonflik melihat bahwa kondisi tersebut menjadi momentum besar untuk mengakhiri konflik yang selama ini dirasakan masyarakat Aceh pada umunya. Keinginan untuk menyelesaikan konflik ini diwujudkan melalui mekanisme Referendum, diamana Referendum dipandang oleh masyarakat Aceh sebagai cara yang demokratis untuk mengakhiri konflik berkepanjangan yang dialami oleh rakyat Aceh. Hal ini, ditandai dengan dilakakukannya pergerakan massa yang luar biasa dalam jumlah hampir 1 juta massa pad SU-MPR tahun 1999 untuk menuntut diselengarakannya Referendum di Aceh, namun faktanya pergerakan massa tersebut tidak berhasil mewujudkan keinginan masyarakat Aceh untuk diselengarakanya Referendum di Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pergerakan massa Referendum Aceh 1999.Untuk mengetahui, mengidentifikasi dan menganalisis kendala yang dihadapi sehingga Referendum Aceh tidak diselengarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui sumber data primer dan data skunder, data primer melalui penelitian lapangan yaitu dengan wawancara informan. Sedangkan data skunder melalui penelitian kepustakaan yaitu dengan dokumen-dokumen, buku-buku dan bacaan-bacaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan pergerakan massa yang dimotori aktifis masyarakat sipil berhasil dalam mengerakan massa, hal ini dikarenakan adanya dukungan dari beberapa pihak khususnya GAM dan masyarakatpun sangat antusias dan berpartipasi dalam pergerakan tersebut.AdapunFaktor yang menjadikendala sehingga Referendum tidak diselengarakan karena kurangnya dukungan Internasional dalam hal menekan pemerintah Indonesia serta kuatnya bentuk tekanan pemerintah pusat melalui militer agar Referendum di Aceh tidak terlaksanana namun bagi aktifis dan masyarakat sipil Aceh memandang Referendum bukan menjadi tujuan utama tetapi Referendum merupakan salah satu bentuk strategi advokasi politik untuk menekan kedua belah pihak antara RI dan GAM supaya dapat mengakhrir konflik secara damai dan menghormati HAM, maka Referendum dianggap berhasil karena bukan Referendum yang menjadi tujuan tetapi penyeleasaian konflik yang menjadi hal yang penting sehingga dialog yang dilakukan kedua belah pihak tersebut menjadi bukti dari suksesnya pergerakan massa dalam menuntut Referendum Aceh 1999. Kata Kunci :Referendum,Pergerakan,GAM,Masyarakat Sipil

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

REPRESENTASI KONFLIK ACEH MELALUI FILM DOKUMENTER (ANALISIS SEMIOTIKA PADA FILM DOKUMENTER JALAN PEDANG RI DAN GAM) (Mulia Rahmat, 2017)

KETERLIBATAN NON GOVERNMENT ORGANIZATION (NGO) PEREMPUAN DALAM PROGRAM REINTEGRASI PASCA KONFLIK (STUDI PADA BALAI SYURA UREUNG INONG ACEH, FLOWER ACEH DAN PUSAT STUDI WANITA UIN AR-RANIRY DI KOTA BANDA ACEH) (riki ramdani, 2016)

PERKEMBANGAN GERAKAN JUBAH PUTEH DI ACEH (1987-1999) (Cut Ade Maudalena, 2017)

ARTIKULASI PERAN GERAKAN MAHASISWA DI ACEH (STUDI KAJIAN TRANSISI DEMOKRASI DAN PERDAMAIAN ACEH RENTANG WAKTU 2004-2015) (Joel Manalu, 2017)

GERAKAN SOSIAL KSPSI DALAM MENGADVOKASI KENAIKAN UMP 2016 DAN OUTSOURCING BURUH DI SUMATRA UTARA (SITY CHADIZAH, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.