//

PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI NON SUSUT YANG DIPERCEPAT (SUATU PENELITIAN MENGGUNAKAN DENGAN FAS 0,45, SIKA GROUT, DAN ACCELELATOR)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rismaliza - Personal Name
Fakultas Fakultas Teknik
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Beton adalah suatu campuran yang terdiri dari , agregat halus, agregat kasar dan air baik dalam keadaan dikeraskan ataupun tidak dikeraskan. Kekuatan tekan beton didefinisikan sebagai tegangan tekan maksimum yang dapat ditahan oleh beton akibat beban luar. Cara yang digunakan untuk pengujian kuat tekan beton adalah dengan menggunakan mesin pembebanan tekan (compressive loading machine). Prinsip pengujian kuat tekan beton dengan alat mesin pembebanan tekan adalah mengukur besarnya beban yang dapat dipikul oleh satu satuan luas beton (benda uji) sampai benda uji hancur atau rusak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan air es sebagai bahan pereaksi terhadap kuat tekan awal beton mutu tinggi yang dipercepat dengan menggunakan bahan pengganti yaitu sika grout, split 20% dari berat sika groutdan accelerator(1acc :5 air ) dengan jenis dan dosis yang telah ditetapkan serta efektif untuk mencapai beton mutu tinggi.Perencanaan campuran menggunakan metodecoba-coba (trial and erorr). Dimensi benda uji standar yang digunakan pada penelitian ini adalah tinggi 20 cm x diameter 10 cm sebanyak 12 buah benda uji untuk masing-masing penggunaan air normal dan air es sebagai bahan pereaksi . Pada penelitian ini umur pengujian kuat tekan adalah 12 jam, 24 jam, 48 jam, dan 28 hari. Ukuran maksimum agregat adalah lolos saringan19,1 mm. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan air es sebagai bahan pereaksi menunjukkan kuat tekan awal pada umur 12 jam, 24 jam, 48 jam, serta 28 hari berturut-turut sebesar 14,01 MPa, 31,63 MPa, 49,24 MPa, dan 59,63 MPa serta menghasilkan Ec teori dan Ec pengujian berturut-turut sebesar 36772 MPa dan 47047 MPa, sedangkan dengan penggunaan air normal sebagai bahan pereaksi menunjukkan bahwa kuat tekan awal rata-rata pada umur 12 jam, 24 jam, 48 jam, serta 28 hari berturut-turut sebesar 26,42 MPa, 42,84 MPa, 49,64 MPa, dan 52,33 MPa serta menghasilkan Ec teori dan Ec pengujian berturut-turut sebesar 34383 MPa dan 41404 MPa. Penggunaan air es sebagai bahan pereaksi dalam campuran beton mutu tinggi yang dipercepat lebih efektif menghasilkan beton mutu tinggi dibandingkan dengan penggunaan air normal sebagai bahan peraksi . Kata Kunci: Kuat Tekan, Air Es, Beton Mutu Tinggi, Sika Grout.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SIKA GROUT TERHADAP KUAT TEKAN AWAL MORTAR MUTU TINGGI YANG DIPERCEPAT (WAHYU ANDRIANSYAH, 2018)

PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NON PASIR YANG DIPERCEPAT (Rais Tamim Irham, 2017)

PENGARUH VARIASI CAMPURAN SEMEN GROUTING DAN BETON YANG DIPERCEPAT TERHADAP EKSPANSI, WAKTU IKAT DAN SUHU DENGAN MENGGUNAKAN AIR ES SEBAGAI PEREAKSI SEMEN (Deva Rosalia, 2017)

PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI YANG DIPERCEPAT (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,3) (Vito Rizqy Firmansyah, 2018)

PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN AWAL MORTAR MUTU TINGGI YANG DIPERCEPAT (Zurratul Aini Nasa, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy