Search :

Advance


STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI AMURANG NOMOR 61/ PID.B/ 2014/PN.AMR TENTANG TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN MENGGUNAKAN SENJATA TAJAM

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Roni Iriadi - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Pada putusan nomor 61/Pid.B/2014/PN.Amr, terdakwa Rolli Mahuri Alias Loli melakukan penusukan terhadap Korban Romi Rondonuwu Werung dimana akibat dari perbuatannya terdakwa didakwakan dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan dan Pasal 2 ayat (1) Undang – Undang Darurat terkait kepemilikan senjata tajam, namun berdasarkan keterangan korban dalam persidangan luka yang dialami korban sebenarnya lebih mengarah pada unsur luka berat yang terdapat dalam Pasal 90 KUHP yang justru unsur ini tidak terdapat dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP tersebut, Selanjutnya Hakim dalam pertimbangannya tidak memperhatikan jika adanya dua fakta persidangan yang saling bertentangan pada dua alat bukti yang berbeda terkait letak luka korban yaitu berdasarkan Keterangan saksi dan berdasarkan hasil Visum Et Repertum. Sehingga tujuan dari Sistem Peradilan Pidana yaitu mencari kebenaran materiil atau kebenaran yang sesungguhnya belum dapat terwujud dalma putusan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan sudah tepat atau tidaknya penggunaan dasar hukum yang digunakan Jaksa Penuntut Umum dalam dakwaannya, dan menjelaskan mengapa pertimbangan hakim dibuat tanpa melihat fakta – fakta persidangan secara runtut dan proposional. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian hukum normatif (normative legal research) melalui pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, dengan serangkaian kegiatan membaca peraturan, perundang – undangan, putusan pengadilan, buku – buku dan lain sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan, akibat dari penusukan tersebut korban terganggu untuk menjalankan aktifitasnya sehari – hari sebagai tani, hal ini termasuk dalam salah satu pengertian luka berat pada Pasal 90 KUHP yaitu “terus menerus tidak cakap lagi melakukan jabatan atau pekerjaan” dimana seharusnya Pasal 351 ayat (2) KUHP yang tepat digunakan sebagai dasar dari dakwaan jaksa karena unsur luka berat termasuk di dalamnya. Selajutnya berdasarkan keterangan saksi, korban ditusuk pada bagian belakang sebelah kanan tubuh korban, sementara hasil Visum Et Repertum menyatakan korban mengalami luka tusuk pada bagian tubuh pada dada kiri, dari kedua alat bukti tersebut terdapat fakta hukum yang saling betentangan, namun hakim justru menempatkan hasil Visum Et repertum sebagai dasar pertimbangannya tanpa alasan yang jelas mengapa hakim mengenyampingkan fakta hukum pada keterangan saksi, karena itu hakim membuat pertimbangan tanpa melihat fakta–fakta persidangan secara keseluruhan. Disarankan Jaksa Penuntut Umum untuk teliti dalam merumuskan setiap unsur – unsur dalam suatu tindak pidana, dan dalam setiap putusan tidak hanya termuat dasar hukum saja, hakim harus menyertakan penjelasan tertentu dalam pertimbangannya demi menjelaskan dasar dari putusan tersebut seperti yang dimaksud dalam Pasal 50 UU No.48 tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN ANAK (STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PADANGSIDIMPUAN NOMOR 89/PID.SUS/2015/PN.PSP) (ZHIAUL MUQADDASI, 2017)

TINDAK PIDANA PENCULIKAN DENGAN MENGGUNAKAN SENJATA API (widyan khalis, 2016)

STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR: 17/PID.SUS-TPK/2014/PN.BNA DAN PUTUSAN NOMOR: 38/PID.SUS-TPK/2014/PN.BNA TENTANG TINDAK PIDANA KORUPSI (HIDAYATULLAH, 2016)

STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JANTHO NOMOR : 22/PID.AN/2012/PN-JTH TENTANG ANAK PELAKU TINDAK PIDANA YANG BERSAMA-SAMA MELAKUKAN TINDAK PENYANIAYAAN TERHADAP ANAK YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN (NURKHAIRINA, 2014)

STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI AMLAPURA NOMOR: 66/PID.B/2014/PN.AMP TENTANG TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (T.ERU FADHILLAH, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.